Penimbun Bakau di Galang Batang, Bintan, Diproses Hukum. Kawasan Ditutup

Yang bersangkutan ini mengaku tidak tahu kalau yang dia lakukan itu melanggar. Tapi, sebelum ada kejelasan prosesnya, pemilik lahan tidak bisa berakti

Penimbun Bakau di Galang Batang, Bintan, Diproses Hukum. Kawasan Ditutup
tribun/aminuddin
Penimbunan hutan bakau salah satu sebab rencana Bintan membuat wisata mangrove terbesar di Asia terancam gagal. 

Laporan Aminuddin

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bintan akhirnya memasang PPNS Line di lokasi penimbunan bakau di Galang Batang, Bintan.

Pemasangan PPNS Line menandakan, area itu sekarang dalam pengawasan dan penyidikan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Satuan Pol PP.

Soal siapa penimbun lahan tersebut belum terang-benderang.

Baca: Satpol PP Bintan Belum Bisa Bersikap Soal Penimbunan Kawasan Hutan Bakau Kijang. Ini Alasannya

Namun sempat disebut sebut nama seorang warga Tanjungpinang bernama Hendra.

"Pelaku sedang kita proses. Apakah kelak aktifitas dia masuk ranah hukum atau tidak, nanti kita sampaikan," ujar Kepala Satpol PP Bintan Insan Amin, Senin (13/3/2017).

"Yang bersangkutan ini mengaku tidak tahu kalau yang dia lakukan itu melanggar. Tapi, sebelum ada kejelasan prosesnya, pemilik lahan tidak bisa beraktivitas di lahan tersebut," katanya.

Camat Gunung Kijang Satrrida Novykar kepada media mengatakan, aktifitas pelaku sudah berhenti.

Dia sudah meninjau area penimbunan, dan sampai saat ini area itu sepi dari aktifitas. "Yang saya lihat, di sana sepi, tak ada aktifitas," ujar Satrida

Dia menyatakan, setelah kecololongan, pihaknya mulai memperketat pengawasan , jangan sampai ada lagi tindak main babat mangrove yang dilindungi.

"Kita rutin pantau wilayah. Kalau ada pembunan lagi, langsung kita tindak," katanya.

Penulis: Aminnudin
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help