Genjot PAD Hingga Rp 21 Miliar, Pemkab Bintan Naikkan PBB Hingga 30 Persen

Ya, mau tak mau, salah satu yang bisa digenjot untuk itu adalah nilai PBB, selain sektor pariwisata. Jadi, pajak kita naikkan antara 5-30 persen

Genjot PAD Hingga Rp 21 Miliar, Pemkab Bintan Naikkan PBB Hingga 30 Persen
Bupati Bintan Apri Sujadi saat meninjau Bintan Expo Sejahtera 2016. 

Laporan Aminuddin

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Bupati Bintan merasa perlu menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) agar target meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 21 miliar tercapai.

Target itu juga sejalan yang ditetapkan DPRD Bintan pada paripurna bersama awal 2017 lalu.

Jika melihat angka, nilai target itu tidak main main.

Merujuk tahun tahun sebelumnya, DPRD dan pemerintah biasa menargetkan PAD sebesar 5 hingga 10 persen.

"Ya, mau tak mau, salah satu yang bisa digenjot untuk itu adalah nilai PBB, selain sektor pariwisata. Jadi, pajak ini kita naikan kurang lebih 5 hingga 30 persen," ujar Bupati Apri Sujadi.

Pada prinsipnya, angka nilai pajak 30 persen itu adalah kiat mengoptimalkan bumi dan bangunan yang ada sebagai objek pajak.

Nilai kenaikan pajak 30 persen PBB itu, kata Apri, tidak akan bersifat pukul rata.

Kenaikan pajak 30 persen diutamakan untuk area-area di lokasi strategis.

"Sebab tidak mungkin nilai lokasi yang tidak strategis, sama nilai pajaknya dengan yang tidak strategis. Ini sudah kami hitung," kata Apri.

Penulis: Aminnudin
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved