Memilukan, Tangis Camat Kuta Pecah Lihat Jasad Sang Anak di Air Terjun Tegenungan

Namun ketabahannya goyah saat anaknya keluar dari dalam air dalam keadaan tidak bernyawa. Dia terus menangis dan memeluk jasad anaknya.

Memilukan, Tangis Camat Kuta Pecah Lihat Jasad Sang Anak di Air Terjun Tegenungan
Istimewa
Suasana evakuasi mayat siswa kelas VIII SMP 1 Kuta yang tewas tenggelam di air terjun Tegenungan. 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM  - Seorang siswa kelas 2, SMP Negeri 1 Kuta, I Gede Arsa Kusuma Wijaya (14) tewas terisap pusaran air di objek wisata air terjun Tegenungan, Desa Kemenuh, Sukawati, Rabu (15/3/2017) pukul 08.30 Wita.

Tubuh remaja yang merupakan anak dari Camat Kuta ini, baru berhasil dievakuasi Tim Basarnas, pukul 13.15 Wita.

Evakuasi membutuhkan waktu lama karena volume air terjut relatif besar dan keruh.

Mendengar anaknya kena musibah, Camat Kuta, Gede Rai Wijaya langsung mendatangi TKP.

Saat berada di TKP, ia terlihat tabah dan hanya bisa berharap agar anaknya selamat.

Tak hanya itu, Rai pun menyiapkan minuman mineral untuk tim evakuasi.

Namun ketabahannya goyah saat anaknya keluar dari dalam air dalam keadaan tidak bernyawa.

Dia terus menangis dan memeluk jasad anaknya.

Kepada Tribun Bali, Gede Rai Wijaya mengatakan, korban merupakan anak ketiganya.

Kata dia, anaknya tersebut merupakan anak yang aktif setiap kegiatan.

Halaman
123
Editor: Rio Batubara
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help