TribunBatam/

Selain Wanita Hamil, Siapa Lagi yang Tak Boleh Minum Kopi?

Selain wanita hamil, siapa lagi yang sebaiknya tidak minum kopi? Ini dia beberapa di antaranya.

Selain Wanita Hamil, Siapa Lagi yang Tak Boleh Minum Kopi?
Nova
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Walau hasil penelitian belum konklusif, sebaiknya wanita hamil tidak mengonsumsi kopi, khususnya dalam jumlah besar, karena dapat meningkatkan risiko keguguran atau kematian janin.

Konsumsi kafein selama hamil secara langsung memengaruhi kadar kafein dalam janin, karena kafein dapat melewati sawar darah plasenta.

Kafein pada janin akan meningkatkan katekolamin yang berefek pada pembuluh darah menyempit sehingga janin kekurangan oksigen yang selanjutnya dapat berakibat pada gangguan pertumbuhan janin atau bahkan kematian.

Selain wanita hamil, siapa lagi yang sebaiknya tidak minum kopi? Menurut dr. Nany Budiman MGizi, Sp.GK., dari Ciputra Hospital Citra Garden City, Jakarta, wanita dengan GERD, sakit kepala (migrain), insomnia, dan sakit maag kronis sebaiknya tidak minum kopi karena akan memicu kambuh penyakitnya.

Waktu Tepat Minum Kopi

Kebanyakan orang minum kopi pagi hari dengan tujuan agar merasa lebih segar dan bersemangat di pagi hari. Sebaliknya, menghindari minum kopi saat malam hari karena khawatir tidak dapat tidur di malam hari.

Perlu kita tahu, kopi terutama kafein diketahui dapat meningkatkan hormon kortisol yaitu hormon yang banyak diproduksi sebagai respons terhadap suatu situasi atau kondisi seperti bangun pada pagi hari, olahraga, dan stres.

Dalam keadaan normal, produksi hormon kortisol mencapai puncaknya mengikuti pola waktu atau siklus tertentu, yaitu saat bangun tidur pagi hari dan malam hari.

Hal tersebut penting untuk mempertahankan keseimbangan fungsi tubuh optimal dan mengatur keseimbangan energi. Bila kita minum kopi saat pagi hari yaitu saat produksi kortisol mencapai puncaknya, dikhawatirkan akan lebih meningkatkan kortisol.

Namun penelitian menunjukkan, minum kopi saat pagi hari maka semakin lama tubuh akan menjadi lebih “toleran”, produksi kortisol berkurang dan tubuh mulai tergantung pada kafein untuk produksi kortisol.

Ada sumber yang mengatakan bahwa waktu terbaik untuk minum kopi adalah saat snackpagi yaitu di antara waktu sarapan dan makan siang.

Kita juga dapat menambahkan susu dalam kopi. Namun masalahnya, kandungan lemak dan kalori dalam susu yang perlu diperhitungkan pula agar tidak menyebabkan kelebihan kalori dan lemak serta tidak menimbulkan masalah kesehatan lainnya.

Perlu diperhatikan pula komposisi lainnya dalam kopi, di antaranya kadar gula. Konsumsi gula yang berlebihan akan menyebabkan masalah kesehatan lain.

Untuk mengurangi risiko gangguan penyerapan berbagai mineral dalam tubuh, sebaiknya minum kopi dengan selang waktu satu jam setelah makan makanan atau suplemen yang mengandung mineral. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help