Liga Inggris

Thibaut Courtois Kritik Taktik Man United oleh Jose Mourinho yang Bermain Kasar

"Wasit memang harus memberikan kartu kuning. Sayang sekali, Herrera sudah mengantongi satu kartu sebelumnya," ucap pemain asal Belgia itu

Thibaut Courtois Kritik Taktik Man United oleh Jose Mourinho yang Bermain Kasar
GLYN KIRK/AFP
Penjaga gawang Chelsea, Thibaut Courtois, memberikan arahan kepada rekan-rekan setimnya saat melawan Southampton pada partai lanjutan Premier League di Stadion St Mary, 30 Oktober 2016. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Penjaga gawang Chelsea, Thibaut Courtois mengkritik, taktik yang diterapkan eks manajernya, Jose Mourinho, bersama Manchester United.

Pendapat Courtouis mengacu duel kedua tim pada partai perempat final Piala FA di Stadion Stamford Bridge, Senin (13/3/2017). Laga itu dimenangi Chelsea berkat lesakan N'Golo Kante pada menit ke-51.

Selain gol Kante, laga itu juga diwarnai tensi agak tinggi. Man United harus kehilangan Ander Herrera akibat kartu kuning kedua pada menit ke-35.

Menurut Courtois, hukuman itu pantas diterima oleh Herrera.

"Herrera harus membayar apa yang dilakukan dia dan rekan-rekan setimnya. Phil Jones melakukan pelanggaran kelima terhadap Hazard, lalu Herrera mengulanginya beberapa detik berselang," tutur Courtois.

"Wasit memang harus memberikan kartu kuning. Sayang sekali, Herrera sudah mengantongi satu kartu sebelumnya," ucap pemain asal Belgia itu.

Courtois juga menilai aksi Herrera merupakan representasi dari permainan Man United secara keseluruhan. Total tujuh pelanggaran dilakukan tim tamu sepanjang 90 menit.

Catatan kedisiplinan buruk itu, diyakini Courtois, tidak lepas dari taktik yang diterapkan Mourinho.

"Inilah gaya dari Mourinho. Man United coba merusak fokus kami dengan melakukan pelanggaran dan tendangan. Mereka mendapatkannya dari manajer," kata Courtois.

Gaya Mourinho sebenarnya tidaklah asing buat Courtois. Keduanya sempat bekerja sama di Chelsea dari 2014 hingga 2015.

Dalam kurun tersebut, Courtois sempat mencicipi satu trofi Premier League - kasta teratas Liga Inggris.

Hanya saja, kesuksesan Chelsea menjuarai liga pada 2014-2015 mengundang kritik karena diwarnai permainan defensif.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help