Korupsi Proyek KTP Elektronik

Ini Komentar Ahok Soal Dugaan Keterlibatan Ganjar Pranowo dalam Kasus Korupsi KTP Elektronik

Selama tiga tahun ini, KPK telah memeriksa 283 orang sebagai saksi. Mulai politisi, pengusaha, hingga pejabat dan mantan pejabat Kemendagri.

Ini Komentar Ahok Soal Dugaan Keterlibatan Ganjar Pranowo dalam Kasus Korupsi KTP Elektronik
TRIBUNNEWS.COM
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ditemui wartawan di Balai Kota Surakarta pada Selasa (7/3/2017) siang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku yakin Ganjar Pranowo mantan rekannya di Komisi II DPR RI tidak menerima uang suap kasus korupsi KTP elektronik.

Ahok sapaan Basuki menilai Gubernur Jawa Tengah itu sosok yang sederhana

Baca: Satu Lembar KTP Dihargai Rp 16 Ribu. Mau Tau Harga Aslinya?

"Kalau lihat orangnya sih enggak mungkin ya (terlibat kasus e-KTP), sederhana dia," kata Ahok kepada wartawan di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/3/2017).

Menurutnya, Ganjar tak pernah main anggaran selama menjabat di Komisi II DPR.

"Dia enggak pernah ikut main duit kok. Kalau lihat orangnya gak mungkin sih (korupsi)," kata Ahok.

Baca: KPK Bidik Kasus Baru yang Lebih Besar dari Korupsi KTP Elektronik

KPK telah menerima penyerahan uang Rp 250 miliar terkait proyek E-KTP. Dari jumlah itu, sebanyak Rp 220 miliar diserahkan oleh lima perusahaan dan satu konsorsium. Sejumlah anggota DPR juga menyerahkan uang yang diterimanya dalam proyek E-KTP.

Selama tiga tahun ini, KPK telah memeriksa 283 orang sebagai saksi. Mereka terdiri dari politisi, pengusaha, hingga pejabat dan mantan pejabat di Kementerian Dalam Negeri.

Mantan anggota DPR RI Muhamad Nazaruddin, yang jadi wistleblower kasus ini, menyebut sejumlah nama yang terlibat. Yakni mantan Menkeu Agus DW Martowardojo (kini

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved