Inikah Takdir? Remaja Penolong Tewas saat Tolong Teman yang Tersedot Pusaran Air Terjun

Sebelum mendatangi objek wisata air terjun itu, seorang teman mereka yang tidak ikut dalam rombongan sudah memiliki firasat buruk

Inikah Takdir? Remaja Penolong Tewas saat Tolong Teman yang Tersedot Pusaran Air Terjun
Istimewa
Korban I Gede Arsa Kusuma Wijaya berfoto di objek wisata Tegenungan, sesaat sebelum tewas tenggelam, Rabu (15/3/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, GIANYAR - Tangisan para pelajar SMP Negeri 1 Kuta, Badung, Bali pecah saat tubuh I Gede Arsa Kusuma Wijaya, terlihat menyembul keluar dari pusaran air terjun Tegenungan, Gianyar, namun sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Di mata teman-temannya, Wijaya dianggap sebagai anak yang suka menolong.

Peristiwa nahas yang dialaminya pun disebabkan karena dia berusaha menolong temannya yang tersedot pusaran air terjun Tegenungan di Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar.

Seorang teman Wijaya yang ikut ke air terjun Tegenungan, yakni Firman Ardian Santoso, mengatakan bahwa Wijaya dikenal sebagai sosok yang baik hati.

Tidak sekalipun ia pernah marah pada Firman, meskipun Wijaya sering diusilinya.

Selain itu, Wijaya juga dikenal suka menolong.

“Dia setia kawan, suka menolong teman. Peristiwa ini juga terjadi karena dia mau menolong teman kami yang tersedot pusaran air terjun. Yang ditolongnya selamat, Wijaya malah yang tidak selamat,” ungkap Firman, Rabu (15/3/2017).

Firman mengakui, dirinya dan korban baru pertama datang ke air terjun Tegenungan.

Mereka tidak memiliki pengetahuan terkait situasi objek wisata itu.

Apalagi, saat itu beberapa orang pelancong juga terlihat mandi di kolam air terjun.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved