Mellennial

Jaket Bomber, Nggak Cuma Keren Tapi Juga Fashionable

Jaket bomber memang sempat ramai setelah orang nomor satu Indonesia, Presiden Jokowi, mengenakannya saat konferensi pers pada 5 November tahun lalu.

Jaket Bomber, Nggak Cuma Keren Tapi Juga Fashionable
TRIBUNBATAM
Mellennial-jaket 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Jaket bomber memang sempat ramai setelah orang nomor satu Indonesia, Presiden Jokowi, mengenakannya saat konferensi pers pada 5 November tahun lalu.

Jaket warna coklat yang dikenakannya pun langsung ramai dan viral dibahas di media massa baik cetak maupun elektronik.

Hingga saat ini, jaket bomber masih tetap hit dan banyak peminatnya. Di dunia fashion, jaket bomber seperti tidak ada matinya. Jaket ini sudah berkembang di dunia fashion, terutama fashion cowok sejak lama, tepatnya saat perang dunia (PD) II dan dijadikan sebagai seragam para pilot pesawat temput Air Force Amerika Serikat (AS).

Jaket ini, kini memang lebih untuk kepentingan fashion ketimbang seragam militer. Warna dan pernak-perniknya juga mulai beragam. Jaketnya juga tidak hanya untuk laki-laki tetapi juga perempuan.

"Kalau jaket bomber sebenarnya sudah dari lama. Kita pun pernah produksi beberapa kali. Cumansekarang booming lagi setelah Pak Jokowi mengenakan jaket tersebut pada November silam," kata Wanda selaku Head Store 3 Second di Nagoya Hill, Batam.

Ada berbagai model jaket bomber, mulai dari street culture, army, casual, dan old-school. Nah, kalau untuk army, bukan soal coraknya guys, tapi memiliki atribut militer pada jaketnya.

"Kalau untuk cewek sama saja namanya army, old-school, street culture, dan kasual tapi bedanya lebih terlihat feminim saja," terang Wanda.

Kini jaket bomber lebih terlihat fashionable karena designer menambahkan aksen bulu bahkan membuat jaketnya dari bahan katun. Sejak Jokowi mempopulerkan kembali jaket boomer, para Mellenials kini juga ramai yang mengenakannya. Jaket ini sangat mudah ditemukan di toko-toko fashion terdekat kamu. (*)

Banyak Dipakai Seleb Hollywood

JAKET bomber  awalnya diciptakan oleh Royal Flying Corps di Belgia dan Perancis. Dulunya, jaket bomber dibuat berbahan kulit, karena terpercaya menjadi elemen terkuat menahan angin. 

Halaman
12
Penulis: andriani
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help