Kopi Kawa Khas Minang, Nikmati Sensasi Segar Khas Daun Kopi. Ini Videonya

Kawa Daun merupakan minuman yang terbuat dari seduhan daun kopi yang dibuat seperti teh. Daun kopi lokal pilihan disangrai selama 12 jam.

Kopi Kawa Khas Minang, Nikmati Sensasi Segar Khas Daun Kopi. Ini Videonya
TRIBUNBATAM/SZAHRI
Kadai Kawa Anak Bako yang beralamat di Perumnas Duri Angkang Pintu 4 Blok H No 11 Tanjung Piayu buka dari pukul 12:00 WIB hingga pukul 00:00 WIB setiap harinya 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kawa Daun atau Kopi Kawa, adalah minuman tradisional nan unik dari Sumatera Barat. 

Kawa Daun merupakan minuman yang terbuat dari seduhan daun kopi yang dibuat seperti teh. Daun kopi lokal pilihan awalnya dikeringkan dengan cara disangrai selama 12 jam. Saat akan diminum, daun kering ini dicampur dengan air dingin, lalu diseduh dengan air mendidih.

Rasa yang dapat dinikmati dari Kawa Daun adalah seperti rasa teh. Yang memiliki sensasi segar khas daun kopi dan sedikit terasa pahit dari pada teh. Oleh karena itu Kawa Daun dapat dibilang sebagai teh nya daun kopi.

Menurut sejarahnya, kata ‘Kawa’ berasal dari bahasa arab yaitu Qahwah yang berarti kopi.

Kopi Kawa
Kopi Kawa (TRIBUNBATAM/SZAHRI)

Oleh sebab itulah Berry sebagai owner dari Kadai Kawa Anak Bako ini ingin memperkenalkan Kawa Daun kepada masyarakat Batam terutama sebagai pengobat rindu anak rantauan Minangkabau yang ada di perantauan ini.

Dengan cukup datang ke kedai ini bisa langsung mengobati rasa rindu kampung halaman yang ada di ranah Minang.

Menurutnya kopi kawa ini sudah semakin langka apalagi di Batam.

"Di Batam itu sendiri bisa dibilang belum ada yang berjualan seperti ini. Kalaupun ada berkemungkinan hanya untuk konsumsi pribadi saja. Untuk bahan baku dan peralatan sajinya ini langsung didatangkan dari Tabek Patah Batusangka", katanya.

Untuk mengolah kopi kawa, daun kopi yang sudah diasap dan dikeringkan hanya perlu direbus di panci tanah liat.

Saat di minum, daun kering dimasak juga hingga 12 jam untuk mendapatkan aroma khas dari Kawa daunnya.

Halaman
123
Penulis: szahri
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help