Kunjungan Raja Arab Saudi

Penerima Cinderamata Raja Salman Diimbau Serahkan ke KPK Jika Tak Ingin Dipidana KPK

Raja Arab Saudi memberikan sejumlah cinderamata pada para pejabat di Indonesia saat berkunjung ke Indonesia. Nilainya ditaksir lebih dari Rp 5 miliar.

Penerima Cinderamata Raja Salman Diimbau Serahkan ke KPK Jika Tak Ingin Dipidana KPK
TRIBUNNEWS.COM/Istimewa
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi (kiri), memberikan cenderamata pedang, ke Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan), saat kunjungan ke Mabes Polri, Sabtu (4/3/2017). Pedang tersebut berasal dari Kerajaan Arab Saudi untuk institusi Polri. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud dan rombongan ke Indonesia selama 27 Februari - 12 Maret lalu tidak dengan tangan kosong.

Raja yang superkaya ini juga memberikan sejumlah cinderamata kepada para pejabat di Indonesia. Nilainya ditaksir lebih dari Rp 5 miliar.

Mereka yang menerima cinderamata dari Raja Salman antara lain Kapolri Jenderal Tito Karnavian, tiga orang menteri dan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika.

Kelima pejabat dan penyelenggara ini telah menyerahkan cinderamata yang sebagian besar berlapis emas dan berlian ini ke KPK sejak 7 hingga 15 Maret.

Barang-barang yang diserahkan ke KPK antara lain dua bilah pedang berwarna keemasan, satu unit belati, tiga jam tangan, dua unit manset bertahtakan emas dan berlian, satu pulpen berlapis emas hingga tasbih.

Barang-barang yang nilainya miliaran rupiah itu dipamerkan Direktorat Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (15/3/2017).

Barang mewah yang dipamerkan hasil gratifikasi atau pemberian dari Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al-saud beserta rombongan yang berkunjung ke Indonesia sejak 1 Maret 2017 lalu hingga Minggu 12 Maret 2017.

Dua pedang berwarna keemasan berada dalam kotak. Begitu dibuka, kilauan warna emas memantul dari dua pedang tersebut.

Dua set berisi jam tangan, pulpen juga terlihat mewah lantaran emas melapisinya. Satu set manset juga berlapis emas terlihat sangat elegan. Terlihat pulau kemilau berlian melapisi satu set manset itu.

"Barang-barang gratifikasi dari pemerintah Arab Saudi ini dilaporkan oleh tiga menteri, Kapolri dan satu Kepala Daerah," kata Direktur Gratifikasi KPK Giri Supradiono dalam jumpa persama Jubir KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved