Gubernur Bali Mangku Pastika Dapat Jam Rolex dari Raja Salman. LIHAT PENAMPAKANNYA

Seperti diketahui, Raja Salman dan rombongan merasa senang berlibur di Bali sehingga menambah waktu pelesirnya tiga hari di Pulau Dewata itu.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Raja Arab Saudi, Salman Abdulaziz Al-Saud memberi cendera mata untuk sejumlah pejabat negara.

Selain pedang berwarna emas kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, beberapa waktu lalu, Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika juga masuk dalam jajaran pejabat yang menerima cendera mata.

Selain Gubernur Bali, dalam kurun waktu 7-15 Maret 2017, ada tiga menteri yang melaporkan gratifikasi tersebut.

Seperti diketahui, Raja Salman dan rombongan merasa senang berlibur di Bali sehingga menambah waktu pelesirnya tiga hari di Pulau Dewata itu.

Sebagai kenang-kenangan, Pastika mendapat kenang-kenangan jam termahal di dunia, Rolex berlapis emas.

Selain satu jam Rolex Sky-Dweller, juga jam meja Rolex Desk Clock 8235, satu pasang manset emas merek Chopard, satu ballpoint emas merek Chopard, dan satu buah tasbih berwarna kuning keemasan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengekspose sejumlah barang mewah pemberian Raja Salman tersebut dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta.

KPK menerima pelaporan gratifikasi dari sejumlah pejabat negara, antara lain dua menteri, Kapolri, dan gubernur.

Lalu, siapa lagi dua menteri yang menerima gratifikasi?

Identitas mereka tidak diungkap oleh KPK karena kedua pelapor keberatan namanya diungkap.

"KPK akomodasi apabila pelapor beralasan keberatan kalau namanya disebut. Berbeda dengan Kapolri yang memang menyerahkan langsung pedang berlapis emas ke KPK," terang Direktur Gratifikasi KPK, Giri Suprapdiono di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Lihat penampakan barang-barang mewah tersebut.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help