TribunBatam/

Pengusutan Korupsi e-KTP Dapat Serangan Balik, 14 Nama Jadi Amunisi KPK. Siapa Mereka?

Pengusutan korupsi e-ktp dapat serangan balik, 14 nama ini jadi amunisi tangkisan balik KPK. Siapa saja mereka?

Pengusutan Korupsi e-KTP Dapat Serangan Balik, 14 Nama Jadi Amunisi KPK. Siapa Mereka?
Tribunnews/Herudin
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menerima lentera yang diserahkan oleh Wakil Ketua Forum Rektor Asep Saefuddin sebagai simbol dukungan kepada KPK usai pertemuan di Gedung KPK Jakarta, Jumat (17/3/2017). Forum Rektor dan Guru Besar Antikorupsi memberikan dukungan kepada KPK guna menuntaskan kasus korupsi e-KTP serta menolak revisi UU KPK 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Sejumlah pihak yang disebut dapat lam dakwaan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima uang dari korupsi proyek e-KTP, membantah terlibat dikaitkan dalam kasus tersebut.

Mantan Direktur Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Agung, Chairul Imam menganggap, bantahan dari pihak yang diduga terlibat, hal yang lumrah.

"Yang selalu langsung mengakui dakwaan jaksa itu hanya maling jemuran," kata Chairul saat diskusi "Perang Politik E-KTP" di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/3/2017) kemarin.

Diungkapkan Chairul Imam, makin tinggi jabatan, semakin canggih tingkat kejahatan yang dilakukan maka kecenderungan pelaku tidak akan mau mengakuinya.

Bahkan ada pula pelaku yang berani melapor ke polisi saat namanya dicantumkan.

Ia kemudian berharap KPK, berani membuka 14 nama yang sudah mengembalikan uang terkait proyek e-KTP.

Seharusnya nama-nama itu segera diproses dan dijadikan tersangka oleh penyidik KPK.

"Mereka yang kembalikan uang negara, sesuai Undang-undang kan tidak akan menghapus sikap pidana dari pelaku. Orang yang mengembalikan berarti kan pengakuan dia. Dia menerima berarti, ya sudah tersangkakan," tegasnya.

Dikonfirmasi soal nama anggota DPR RI yang mengembalikan uang tidak dibeberkan dalam dakwaaan, menurut Chairul Imam memang tidak lazim.

Namun di sisi lain, bisa saja KPK menyembunyikan nama-nama itu untuk dijadikan amunisi dalam persidangan demi menjerat pelaku yang lain.

Halaman
123
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help