TribunBatam/

BREAKING NEWS. Polisi Tangkap Otak Penculikan Ling Ling saat Naik Taksi

Apakah yang tertangkap ini adalah pria yang dijuluki Wak Lan, tidak dijelaskan, karena kepolisian Malaysia jarang mengungkap identitas pelaku

BREAKING NEWS. Polisi Tangkap Otak Penculikan Ling Ling saat Naik Taksi
ist
Ling Ling 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JOHOR -Polisi Diraja Malaysia menangkap otak pelaku penculikan warga Malaysia bernama Ling Ling yang disekap di Batam.

Seperti diberitakan The Star, pria yang ditangkap itu warga Indonesia berusia 39 tahun.

Sebelumnya disebut-sebut, otak penculik bernama Wak Lan.

Apakah yang tertangkap ini adalah pria yang dijuluki Wak Lan, tidak dijelaskan, karena kepolisian Malaysia jarang mengungkap identitas pelaku atau korban kejahatan.

Pria itu tertangkap di pintu tol Yong Peng Selatan, Johor, saat naik taksi menuju utara, Senin (20/3/2017) sore, sekitar pukul 17:30 waktu setempat.

"Kami percaya tersangka yang membawa wanita ke Batam menggunakan perahu melalui rute ilegal di Pengerang ke Batam," kata Wakil Kepala CID Johor, Kamarulzaman Mamat.

"Kami menemukan sebuah pistol semi-otomatis berisi tiga peluru di celananya serta beberapa peluru lain di saku celananya," katanya.

Polisi juga menemukan sebuah kantong plastik dengan 23 peluru dan ponsel dari tersangka.

Dengan penangkapan ini, berarti sudah 13 orang yang ditangkap di Malaysia dan empat di Indonesia.

Tersangka ini kemugkinan mencoba melarikan diri setelah berita penculikan itu beredar luas.

Sopir taksi juga diamankan untuk membantu penyelidikan.

Ling Ling diculik pada 21 Februari lalu di kediamannya di Johor, dan kemudian dibawa ke Batam oleh komlpotan penjahat yang berjumlah belasan orang.

Ling Ling akhirnya berhasil dibebaskan dalam sebuah aksi penggerebekan oleh Polda Kepri di sebuah rumah semi permanen di areal kebun di Sei Temiang, Batuaji, Batam, Minggu dinihari (19/3/2017).

Pelaku meminmta uang tebusan kepada suami wanita ini sebesar 3 juta dillar Singapura atau sekitar Rp 50 miliar.

Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help