TribunBatam/

Ditawari Pesawat, Gubernur Nurdin Basirun Lebih Memilih Berlayar 9 Jam. Ternyata Ini Alasannya

Gubernur ingin semua segera dilaksanakan sesuai rencana, agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat

Ditawari Pesawat, Gubernur Nurdin Basirun Lebih Memilih Berlayar 9 Jam. Ternyata Ini Alasannya
HUMAS PEMPROV KEPRI
Kunjungan kerja Gubernur Kepri Nurdin Basirun 

Gubernur ingin setiap tahun wilayah yang terelektrifikasi semakin luas.
Demikian juga dengan penambahan daya setiap wilayah harus terus meningkat karena setiap tahun kebutuhan terus meningkat.

Untuk tahun 2017 ini, Gubernur minta agar pulau-pulau terdepan terang benderang.

Infrastruktur listriknya harus baik. Nurdin pun berkisah bagaimana ketika dia masuk ke provinsi, sejumlah permasalahan kelistrikan teratasi. Seperti di Bintan yang sempat tertunda delapan tahun.

Pembukaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) di Kabupaten Lingga juga menjadi agenda Senin Nurdin. Gubernur hadir pada pembukaan STQ menggunakan jalur laur.

Dengan kapal yang sama, Gubernur sudah kembali ke Batam dan tiba pukul 01.00 WIB.

Soal mengarungi jalur laut, Gubernur memang cukup akrab.

Bahkan, kebersamaan bersama masyarakat pun selalu dikedepankan Gubernur.

Pada kunjungan kerja ke Anambas pekan lalu, Gubernur juga dipadatkan dengan agenda yang tidak bisa diwakili.

Saat kunjungan 14-15 Maret itu, agenda Nurdin sudah ditunggu di Kementerian Energi dan Sumberdaya Manusia serta Kemenko Maritim, pada 16 Maret.

Karena perjalanan Anambas-Tanjungpinang memakan waktu sembilan jam, sejumlah pihak berinisiatif mencarikan penebangan dengan pesawat dari Palmatak, menggunakan pesawat perusahaan oil gas di sana.

Halaman
123
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help