Jumlah Narkoba yang Masuk ke Karimun Meningkat Tiap Tahun. Ini Datanya

Evi mengatakan, sepanjang tahun 2015 jajaran Bea dan Cukai telah menindak pemasok narkoba di Karimun sebanyak dua kali

Jumlah Narkoba yang Masuk ke Karimun Meningkat Tiap Tahun. Ini Datanya
TRIBUN BATAM/RACHTA YAHYA
Kantor Pengawasan dan Penindakan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun merilis tangkapan narkoba jenis sabu-sabu seberat 517,65 gram, Senin (20/3/2017). TRIBUN BATAM/RACHTA YAHYA 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri mengungkap jumlah narkotika yang masuk ke Karimun, ternyata sangat tinggi.

Kabid Operasional dan Sarana Operasi Kanwil DJBC Khusus Kepri, Raden Evi Suhartantyo saat ekspos penegahan narkoba di KPPBC Tanjungbalai Karimun, Senin (20/3/2017) mengatakan terjadi kenaikan drastis dari tahun ke tahun

Evi mengatakan, sepanjang tahun 2015 jajaran Bea dan Cukai telah menindak pemasok narkoba di Karimun sebanyak dua kali.

Kenaikan terjadi tahun 2016, yakni sebanyak 10 kali penegahan.

"Lonjakannya luar biasa. Di tahun 2017 ini kami telah menindak sebanyak dua kali.

Yang pertama beberapa waktu lalu barang farmasi jenis Ketamin sebanyak 993 gram yang ditangkap di tengah laut dan kali ini setengah kilogram sabu.
Untuk di Batam dalam tahun ini juga telah menegah narkoba sebanyak empat kali," ujar Evi.

Evi menjelaskan, dari hasil pemeriksaan pihaknya, seluruh narkoba yang ditindak berasal dari negara tetangga Malaysia.

Jaringan pengedar barang haram itu menjadikan Karimun sebagai daerah transit sebelum diangkut ke daerah lain.

"Saat ini narkoba lebih banyak masuk lewat laut dibandingkan jalur lain," ujarnya.

Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim yang hadir dalam kegiatan ekspos penindakan di KPPBC Tanjungbalai Karimun itu juga menyampaikan harapan yang sama.

Ia berharap seluruh instansi penegak hukum dapat bersama-sama pemerintah daerah memberantas narkoba di Karimun.

"Atas nama pemerintah Daerah kami mengucapkan termakasih kepada jajaran Bea dan Cukai, kepolisian serta instansi terkati lain yng terus berupaya mencegah masuknya narkoba ke Karimun. Sinergisitas ini diharapkan bisa membawa Karimun bebas dari narkoba," katanya.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Selasa, 21 Maret 2017

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Mairi Nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help