TribunBatam/

Soal Rokok Berlabel FTZ di Kijang, Ini Kata Bupati Apri Sujadi

Karena itu, langkah awal agar rokok-rokok itu tak merembes ke mana-mana pihaknya melakukan tindakan persuasif, tidak langsung main eksekusi begitu saj

Soal Rokok Berlabel FTZ di Kijang, Ini Kata Bupati Apri Sujadi
TRIBUNBATA
Bupati Bintan Apri Sujadi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Rokok tak bercukai dan berlabel khusus kawasan bebas (FTZ) marak beredar di Bintan, seperti terpantau di Kijang Kota, Bintan Timur, Senin (20/3/2017).

Bupati Bintan Apri Sujadi meminta keberadaan rokok-rokok itu ditinjau lagi, karena ia menilai selama ini rokok FTZ masuk ke Bintan karena dibawa pembeli secara eceran untuk keperluan pribadi.

"Pertanyaan saya, ketika rokok itu dibeli di daerah Seri Kuala Lobam yang merupakan wilayah FTZ, rokok yang dia beli, dibawa ke Kijang, kira kira yang salah siapa? Yang jual atau yang beli? Yang beli kan yang bawa rokok itu,"kata Apri.

Karena itu, langkah awal agar rokok-rokok itu tak merembes ke mana-mana pihaknya melakukan tindakan persuasif, tidak langsung main eksekusi begitu saja.

Bupati khawatir terjadi salah dalam bertindak.

Badan Pengusahaan (BP) Bintan kata Apri akan diminta berkoordinasi dengan Bea Cukai, termasuk melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyikapi keberadaan rokok-rokok itu.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Selasa, 21 Maret 2017

Penulis: Aminnudin
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help