Disperindag Akan Selidiki Kabar Kelangkaan Gas 3 Kg di Bintan

Disperidagkop dan UMKM Bintan melalui satuan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) menyatakan akan turun melakukan pengecekan dan penyidikan

Disperindag Akan Selidiki Kabar Kelangkaan Gas 3 Kg di Bintan
TRIBUNBATAM/AMINNUDIN
Pekerja pangkalan gas elpiji di Toapaya, Bintan, memindahkan tabung elpiji yang dipasok agen, Rabu (22/3/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Kabar kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di sejumah pangkalan di Bintan akan diselidiki.

Disperidagkop dan UMKM Bintan melalui satuan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) menyatakan akan turun melakukan pengecekan dan penyidikan seputar isu tersebut.

Setia Kurniawan, dari unit PPNS Disperindakop Bintan kepada Tribun menduga, kelangkaan gas elpiji 3 kg bukan karena pasokan berkurang, tetapi karena jumlah pangkalan bertambah.

"Misalnya kuota 100 yang biasanya untuk 10 pangkalan bisa mendapat masing-masing 10 tabung. Jika jumlah pangkalan sudah 20, dengan kuota yang sama, maka masing-masing hanya mendapat lima tabung. Mungkin ini yang disebut langka oleh warga," kata Setia Kurniawan.

Setia mengatakan, kuota tidak dikurangi dan masih tetap, namun jumlah yang dipasok ke pangkalan berkurang karena jumlah pangkalan yang bertambah.

"Tapi kita tetap akan cek dan selidiki lagi di lapangan, apa yang menyebabkan kelangkaan gas ini," katanya. (*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Kamis, 23 Maret 2017

Penulis: Aminnudin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved