Ngumpet di Hutan, Pembunuh Anggota TNI Diringkus di Hutan Setelah Buron 4 Hari

Setelah buron 4 hari, penikam anggota TNI hingga tewas ini akhirnya ditangkap saat ngumper di tengah hutan. Ini kondisinya!

Ngumpet di Hutan, Pembunuh Anggota TNI Diringkus di Hutan Setelah Buron 4 Hari
wartakota.tribunnews.com
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, AMBON-Rendi Kakilete, pelaku pembunuhan terhadap Pratu Ansar Kurniawan, anggota TNI BKO dari kesatuan Yonif 726 Tamalatea, Kodam Wirabuana, diringkus aparat gabungan TNI/Polri di lokasi persembunyiannya, Selasa (21/3/2017).

Rendi yang juga seorang residivis kasus pembunuhan ini dibekuk setelah buron selama empat hari usai membunuh Pratu Nsar di Dusun Marehunu, Negeri Latea, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah pada Jumat malam pekan lalu.

Baca: Heboh! Hendak Selesaikan Pertengkaran Warga, Anggota TNI Tewas Ditikam. Ini Kronologisnya!

Dia ditangkap aparat gabungan saat sedang bersembunyi di sebuah hutan di Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku. Saat ini aparat kepolisian sedang membawanya ke Polres Maluku Tengah di Masohi.

“Sudah ditangkap tadi, dia ditangkap di dalam hutan oleh aparat gabungan. Saat ini sedang dibawa ke Masohi,” kata Kepala Polres Maluku Tengah AKBP Harley Silalahi, Selasa (21/3/2017).

Dia menjelaskan, setelah kabur, pihaknya langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Pengejaran bahkan dilakukan hingga ke Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Pelaku ditangkap di Kecamatan Taniwel setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Setelah mendapat informasi, kami langsung bergegas untuk menangkapnya,” katanya.

Baca: Inilah Elang Dirgantara! Tujuh Generasi Jet Latih TNI AU: Pesawat Vampire hingga T50 Golden Eagle

Sebelumnya diberitakan, anggota TNI BKO dari kesatuan Yonif 726 Tamalatea, Kodam Wirabuana yang bertugas di pos V SSK 1 Desa Latea bernama Pratu Ansar Kurniawan tewas setelah ditikam di bagian dada saat hendak melerai pertengkaran warga di dusun Marehunu, Kecamatan Seram Utara pada Jumat malam pekan lalu.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Pasanea untuk menjalani perawatan medis, namun karena luka parah yang dideritanya, korban akhirnya meninggal dunia. (*)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved