Berdalih Sudah Urus Izin, Pengembang Kembali Bangun Kios di Depan Ruko Winner Junction

Semenjak pihak kecamatan melaksanakan penghentian pembangunan, pengembang diklaim tidak pernah mengurus izin untuk pemanfaatan lahan tersebut.

Berdalih Sudah Urus Izin, Pengembang Kembali Bangun Kios di Depan Ruko Winner Junction
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Foto pembangunan kios di depan ruko Winner Junction, sempat dihentikan oleh pihak kecamatan, pengembang kembali bangun kios. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Pembangunan kios di depan Ruko Winner Junction, sebelumnya dihentikan pihak Kecamatan karena merupakan wilayah buffer zone.

"Kemarin kita sudah hentikan, karena lahan itu masih masuk lahan buffer zone, di samping itu peruntukan untuk pembangunan kios tersebut bukan untuk kepentikan umum, tetapi kepentingan pribadi," kata Jamil, Kasitrantib Kecamatan Sagulung.

Dia menuturkan, pihaknya tidak mempermasalahkan pembangunan kios tersebut meski di atas lahan Buffer zone, dengan catatan pihak pengembang mengurus izin pemanfaatan lahan, dan mengurus izin lainnya.

"Yang paling parahnya lagi, kios itu nantinya akan disewakan kepada masyarakat dengan harga 1,25 juta per kios perbulannya. Ini bukan membantu masyrakat lagi, tetapi mencari keuntungan pribadi," kata Jamil.

Jamil, juga mengatakan sampai saat ini semenjak pihak kecamatan melaksanakan penghentian pembangunan, pengembang tidak pernah mengurus izin untuk pemanfaatan lahan tersebut.

Sementara itu, Coki, pihak Winner Junction yang ditemui di kantornya menuturkan mereka melanjutkan pembangunan kios tersebut setelah mereka mengurus izin.

"Pembangunan kios ini kan sempat terhenti kurang lebih dua minggu, semenjak pihak kecamatan melakukan penghentian,"kata Coki.

Dia juga menuturkan mereka sudah mengurus izin ke UMKN.

"Kemarin bos kami langsung mengurus ke UMKN, kalau dari sini kita juga sudah meminta izin dari perangkat Rt/Rt,"kata Coki. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam, Edisi Selasa 28 Maret 2017

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help