UNBK dan UNBKP Dilaksanakan Serentak, Disdik Pinang Temui PLN. Ini Lobinya!

UNBK dan UNBKP dilaksanakan serentak, Disdik Tanjungpinang lobi PLN jaminan listrik saat ujian. Ini hasilnya!

UNBK dan UNBKP Dilaksanakan Serentak, Disdik Pinang Temui PLN. Ini Lobinya!
Tribun Batam/Danang Setiawan
ILustrasi. Murid SMPN 3 mengikuti tryout Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Sebanyak 3.463 orang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Tanjungpinang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) pada tanggal 2, 3 4 dan 8 April 2017 mendatang.

UN dilaksanakan dengan dua model yakni UN Berbasis Komputer (UNBK) dan UN Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Namun sebagian besar sekolah di Kota Tanjungpinang mulai tahun ini mengikuti UNBK.

Kepala Seksi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dinas Pendidikan Zulfianingsih menjelaskan jadwal UNBK dan UNPK dilaksanakan pada tnggal yang sama. Hanya saja jamnya yang berbeda.

"UNBK mulai jam 07.30 WIB karena rata-rata tiga shift. Untuk UNKP dilaksanakan mulai jam 10.30 WIB," katanya, Senin (27/3/2017).

Untuk materi UN tidak ada perubahan. Yakni empat matapelajaran pokok, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Selain UN, siswa juga akan mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 17, 18 dan 19 April 2017. Adapaun materi yang di USBN-kan yakni Pendidikan Kewarga Negaraan, IPS dan Agama. USBN ini soalnya 25 persen di buat pusat sisanya dibuat daerah melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

"Untuk persiapan saya rasa sudah matang. Try Out juga sudah dilaksanakan beberapa kali sejak Januari. Untuk yang UNBK juga sudah dilakukan tiga kali simulasi," katanya.

Untuk UNBK ini pihaknya akan melaksanakan audiensi dengan PLN. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman saat pelaksanaan.

"Kemarin pas simulasi ke 3 ada ribut hujan petir, mati lampu. Jadi kita akan adakan audensi denngan PLN. Duduk bersama masalah menanggulangi lampu. Tapi kalau faktor alam kita gak bisa buat apa-apa. Tapi kita harapkan tidak ada gangguan," katanya.

Untuk SMP sederajat yang melaksanakan UNBK tahun ini sebanyak 13 sekolah di Kota Tanjungpinang. Namun karena keterbatasan sarana pendukung seperti komputer, maka sebagain sekolah tersebut terpaksa menumpang ujian di SMA dan SMK terdekat.

Ke 13 sekolah tersebut yakni SMP Negeri 1, 2, 3, 4 5, 6, 7, 8, SMP Katolik, SMP Djwita, SMP Pelita Nusantara, SMP IT Almadinah dan SMP Maitreyawira. Dari sekolah tersebut, sekolah yang sudah bisa melaksanakan UNBK di sekolah sendiri yakni SMP Negeri 1, dan empat SMP swasta yakni SMP Djwita, SMP Pelnusa, SMP IT Almadinah dan SMP Maitreyawira.

Sedangkan selebihnya yakni SMP Negeri 2 sampai 8 akan menumpang ujian di SMA dan SMK. Sekolah-sekolah tersebut belum memiliki fasilitas yang memadai untuk dilaksanakannya UNBK di sekolah sendiri. Seperti tidak tersedianya komputer.

Untuk SMP Negeri 2 direncanakan akan mengikuti ujian di SMK Negeri 3, SMP 3 akan ujian di SMA 3, SMP 4 di SMA 2, SMP 5 di SMA 1, SMP 6 di SMA 4, SMP 7 di SMK 1 dan SMP 8 di SMK 2.

Sedangkan untuk sekolah-sekolah lainnya akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Pensis dan Kertas (UNPK) yakni SMP Negeri 9, 10, 11, 12, 13 dan 14. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved