Waspada! Marak Penipuan Mengaku Pejabat Tertentu di Anambas. Kadis dan Direktur Jadi Korban!

Waspada! Marak penipuan via telepon mengaku-ngaku pejabat tertentu. Kepala Dinas Pemkab dan Direktur Resor Pulau Bawah jadi korban. Ini detailnya!

Waspada! Marak Penipuan Mengaku Pejabat Tertentu di Anambas. Kadis dan Direktur Jadi Korban!
Tribun Batam/Septyan Mulia Rohman
kawasan wisata di Pulau Bawah Anambas 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-Informasi mengenai resort Pulau Bawah di Anambas, belakangan dimanfaatkan oleh segelintir orang tak bertanggungjawab.

Hal ini yang dialami Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kepulauan Anambas, Yunizar. Ia ditelepon oleh seseorang yang belakangan mengaku sebagai Deputi bidang promosi dan investasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia.

Penelpon yang mengaku sebagai pejabat di Pemerintah Pusat itu, meminta nomor telepon pengurus managemen PT. Pulau Bawah. Bahkan, untuk meyakinkan Kepala Dinas, si penelpon bahkan menceritakan bahwa resort tersebut merupakan investasi yang terdiri dari tiga Negara. "Sudah berkali-kali menelpon saya. Lebih kurang sudah satu minggu terakhir ini. Intinya, dia meminta nomor pengurus Pulau Bawah termasuk direktur yang mengelola resort tersebut," ujarnya Senin (27/3/2017).

Yunizar yang merasa janggal dengan panggilan telepon tersebut, kemudian mengkoordinasikan hal ini dengan Direktur PT. Pulau Bawah, Adji Sularso, termasuk memberikan nomor telepon yang mengaku sebagai deputi tersebut. Direktur PT. Pulau Bawah itu pun, belakangan mendapat panggilan telepon dari orang yang mengaku sebagai Bupati Anambas.

"Beliau menceritakan kejadian itu kepada saya. Penelpon pertama mengaku sebagai ajudan Bupati, kemudian diserahkan ke orang kedua yang mengaku sebagai Bupati Anambas. Karena Beliau mengetahui itu bukan suara Bupati. Beliau pun berkata tegas kepada penelpon tersebut. Seketika penelpon tersebut mematikan panggilan tersebut. Beliau pun sudah melaporkan kejadian ini kepada Pak Bupati," ungkap Yunizar.

Meski tidak sampai mengalami kerugian materil, namun kejadian tersebut menurutnya bisa saja menjadi preseden buruk, khususnya bagi citra iklim investasi di Anambas. Yunizar pun, kemudian mencoba untuk mengkoordinasikan ke BPKM RI khususnya mencaritahu pejabat yang kini dipercaya sebagai deputi bidang promosi dan investasi di BPKM RI tersebut. (*)

Berita Terkait Baca Harian Tribun Batam Edisi Selasa (28/3/2017)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved