Dua Pria Melanggar Ketentuan Nyepi, Ini Hukuman Pecalang kepada Keduanya

Beraktivitas saat perayaan Nyepi, dua pemuda ini mendapatkan hukuman ini. Ini alasannya!

Dua Pria Melanggar Ketentuan Nyepi, Ini Hukuman Pecalang kepada Keduanya
tribunnews batam/wafa
Ilustrasi. Menyambut hari raya Nyepi yang jatuh hari ini, Sabtu (21/3/2015), masyarakat beragama Hindu di Kota Batam gelar upacara melaswati menggunakan ogoh-ogoh, Jumat (20/3/2015) sore 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, MANGUPURA-Yo dan Ma, dua pria asal Sumbawa, tertangkap Pecalang di Jalan Kartika Plaza, Kuta, Badung, Bali, pukul 09.00 wita yang saat ini diamankan di Kantor Satgas Pantai Kuta, Badung, Bali, Selasa (28/3/2017).

Dua orang dari Sumbawa tertangkap oleh Pecalang Desa Adat Kuta saat Nyepi dengan mengendarai sepeda motor dari Kuta akan menuju kerumah temannya di Kedonganan.

Baca: Ngeri! Rampas Sepeda Motor, Begal Ini Hantamkan Korban ke Tiang Besi Lalu Buaya Mayatnya ke Sungai

Sekitar jam 09.00 wita tadi tertangkap oleh rekan-rekan kita di Plaza, mereka berdua dari Sumbawa," kata Kepala Satgas Kuta, Wayan Sirna kepada Tribun Bali, Selasa (28/3/2017).

Wayan Sirna mengatakan, setelah diinterogasi oleh Satgas Pantai Kuta mereka mengaku tidak tahu kalau hari ini ada perayaan Nyepi.

"Sesuai dengan pengakuan mereka tidak tahu ada perayaan Nyepi, tadi malam mereka menginap di rumah teman mereka di Plaza. Mereka pengin ke rumah temannya di Kedonganan," ujar Wayan Sirna.

Mereka saat ini diamankan di Kantor Satgas Kuta, disuruh bersih-bersih sekitar, dan besok akan dikenakan sanksi oleh Bendesa Adat Kuta.

Baca: Selama Nyepi, Bagaimana dengan Pasien yang Harus Berobat ke Rumah Sakit? Ini Jawabnya

"Kita suruh tunggu di sini dulu, bersih-bersih selama satu hari ini. Kita kasih makan juga," kata Wayan Sirna. (*)

Editor:
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved