Usai Antar Anak Sekolah, Amran Dianiaya hingga Tewas. Ini Kronologisnya!

Usai antar anaknya, pria ini tewas ditikam orang tak dikenal. Sehari sebelum kejadian, korban mengaku mendapat ancaman

Usai Antar Anak Sekolah, Amran Dianiaya hingga Tewas. Ini Kronologisnya!
wartakota.tribunnews.com
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, MEDAN-Amran Parulian Simanjuntak (35), warga Jalan Paya Bakung, Perumahan Puri Sarijadi, Desa Serbaja, Kecamatan Sunggal, ditemukan tewas bersimbah darah diJalan Binjai KM 13,8 Simpang Jalan Pasar Besar, Desa Seisemayang. Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (29/3/2017).

Baca: Sewa Bilik Asmara buat Begituan, Inilah Kisah Warga yang 4 Tahun Tinggal di Pengungsian

Korban sehari-hari berprofesi sebagai wartawan Surat Kabar Mingguan Senior.

Dia dibunuh orang tak dikenal usai mengantar anaknya ke sekolah. Dugaan sementara, kematian korban akibat pemberitaan.

"Kemarin ada dia dapat ancaman dari telepon. Karena khawatir dia sama ancaman itu, tadi disuruhnya abangnya yang mengantar anaknya, dia mengikuti dari belakang," kata Renova Simanjuntak, kakak korban.

Jenazah korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diotopsi. Sementara Polsek Sunggal masih melakukan penyelidikan kasus ini. Menurut saksi di lokasi, setelah melihat anaknya masuk ke sekolah, korban mengisi pulsa di sebuah toko ponsel.

Saat berjalan keluar toko, tiba-tiba pelaku datang dan langsung memukul. Korban sempat melakukan perlawanan, namun pelaku menusuk korban dengan pisau. Korban tewas dengan luka bacokan.

"Masih kita dalami motif pembunuhan ini," kata Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri.

Humas Polda Sumut Kombes Rina Ginting menambahkan, pihaknya mendukung penyelidikan dengan menurunkan tim yang dipimpin AKBP Faizal Napitupulu.

"Semoga pelakunya segera terungkap," kata Rina.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved