Korupsi Proyek KTP Elektronik

Miryam Serempet Sana-sini. Sebut Ada 6 Anggota DPR Mengancamnya. Siapa Mereka?

Kalau saya kembalikan habis saya dengan teman-teman saya di DPR. Saya bukan tidak mau kembalikan, tapi saya menunggu anggota DPR lain

Miryam Serempet Sana-sini. Sebut Ada 6 Anggota DPR Mengancamnya. Siapa Mereka?
Tribunnews/Herudin
Miryam S Haryani saat bersaksi pada sidang korupsi proyek e-KTP, Kamis (23/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eri Komar Sinaga

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Miryam S Haryani menolak mengembalikan uang yang diterimanya dari hasil korupsi pengadaan KTP elektronik saat diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi.

Penolakan tersebut karena beralasan menunggu teman-temannya di parlemen mengembalikan dan merasa situasi cukup aman.

"Saya sampaikan, jika memang ada uang yang diterima harusnya dikembalikan," kata penyidik KPK Novel Baswedan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Miryam kemudian menjawab, apabila dia mengembalikan maka teman-temannya di DPR yang juga menerima uang akan marah.

"Kalau saya kembalikan habis saya dengan teman-teman saya di DPR. Saya bukan tidak mau kembalikan, tapi saya menunggu anggota DPR lain yang mengembalikan sehingga saya aman mengembalikan," kata Novel menirukan jawaban Miryam.

Novel mengatakan, pihaknya sebenarnya memaklumi alasan tersebut.

Penyidik kemudian menawarkan perlindungan, baik dari KPK atau pun dari LPSK jika keselamatannya terancam.

Akan tetapi Miryam saat itu menolak karena beralasan belum memerlukannya.

Dalam dakwaan Irman dan Sugiharto, Miryam S Haryani menerima uang sejumlah 23 ribu Dolar Amerika Serikat.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help