Reses Ke Karimun, Anggota DPRD Kepri Ini Kebanjiran Curhat Warga. Ini Curhatnya!

Reses ke Karimun, anggota DPRD Kepri kebanjiran keluhan soal pendidikan dan tenaga kependidikan. Ini curhat warga saat reses!

Reses Ke Karimun, Anggota DPRD Kepri Ini Kebanjiran Curhat Warga. Ini Curhatnya!
ilustrasi
Ilustrasi guru honorer 

BATAM.TRIBUNNNEWS.COM, KARIMUN-Permasalahan-permasalahan yang saat ini dijumpai di dunia Pendidikan harus segera dicarikan solusinya. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iskandarsyah saat menggelar reses di Kabupaten Karimun.

Beberapa pengaduan yang diterima anggota legislatif dapil Karimun itu diantaranya adalah mengenai keberadaan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Provinsi Kepri di Kabupaten/Kota, permasalahan tenaga honorer guru, serta kebijakan-kebijakan lain mengenai pendidikan tingkat SMA yang berpindah menjadi kewenangan provinsi.

Iskandarsyah menyebutkan dengan kondisi Kepri yang wilayahnya terdiri dari kepulauan akan mempersulit tenaga pengajar dari daerah untuk permasalahan administrasi. Dengan tidak adanya UPTD maka para guru harus ke Kota Tanjungpinang untuk melakukan pengurusan.

"Perlu sekali UPTD agar jangan mempersulit para guru soal administrasi. Saya mendapat laporan dari Sekda Provinsi jika sedang dianalisa," katanya yang dijumpai di Kantor Bupati Karimun, Kamis (30/3/2017) sore.

Ditambahkannya, mengenai keterlambatan gaji tenaga guru honorer juga menjadi topik yang diterimanya dalam reses kali ini. Selain itu pihaknya juga menerima masukan perihal penyeleksian tenaga honorer yang dilaksanakan beberapa waktu lalu dari para tenaga pengajar di Karimun.

"Guru honor dari Januari sampai maret belum digaji. Guru jangan dipersulit walaupun status mereka guru honor. Kami berharap ini ada solusinya. Apakah nanti penambahan anggaran APBD-P.

Hari Senin nanti akan ada sidang. Kita akan menyampaikan hal-hal yang direkomendasikan ini pada Gubernur. Tadi sudah hubungi Sekda Provinsi mengenai hal ini," lanjutnya.

Sementara itu Sekda Kabupaten Karimun, Muhamad Firmansyah mengatakan Provinsi hendaknya memang harus membuat UPTD di Kabupaten/Kota. Firman menyatakan kesiapan apabila ada UPTD Dinas Pendidikan Provinsi di Karimun.

"Kita siap," ujarnya. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved