Bakesbangpol Anambas Turun ke Temburun, Pantau Aliran Masyarakat Diduga Menyimpang

Bakesbangpol Anambas turun ke Temburun pantau laporan adanya aliran masyarakat diduga menyimpang. Ini detailnya

Bakesbangpol Anambas Turun ke Temburun, Pantau Aliran Masyarakat Diduga Menyimpang
Tribun/Septyan Mulia Rohman
Ilustrasi. Kepala Bidang Poldagri dan Kewaspadaan Dini Bakesbangpol Provinsi Kepri, Indra Syahputra saat memberikan pemaparan mengenai potensi konflik dan kerawanan keamanan Selasa (23/8/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Badan Kesatuan Bangsa, politik dan Penanggulangan Bencana Daerah (Bakesbangpol dan PBD) Kabupaten Kepulauan Anambas turun dan melakukan investigasi ke Temburun Kecamatan Siantan Timur. Langkah ini dilakukan setelah adanya aliran kepercayaan yang diduga menyimpang dari ketentuan dan syariat Islam.

Khairul Syahadat, Kabankesbangpol dan PBD Kabupaten Kepulauan Anambas yang sudah bertemu dengan orang tersebut mengatakan, terdapat perbedaan dalam ajaran yang dianut oleh mereka dengan ketentuan ajaran agama Islam yang ada saat ini.

"Kami sudah bertemu dengan orang itu, ini yang masih kami dalami. Ada perbedaan dalam cara salat mereka. Mereka hanya melakukan salat selama satu kali dalam satu hari. Selebihnya, diganti dengan dzikir," ujarnya Jumat (31/3/2017).

Saat ini, pergerakan dan aktivitas mereka terus dipantau oleh Bakesbangpol dan PBD Kabupaten Kepuluan Anambas. Beberapa dari mereka, diketahui berasal dari luar Anambas. "Kami juga mengkoordinasikan ini dengan Kementrian Agama mengenai hal ini. Kami juga melaporkan hal ini kepada Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas," ungkapnya.

Tidak hanya berkoordinasi dengan Kementrian Agama di Anambas. Pihaknya, diakui Khairul juga akan mengintensifkan koordinasi dengan instansi vertikal yang ada di Anambas. Langkah ini dilakukan, karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya.

"Kendala kami seperti itu. Artinya, SDM yang terlatih serta memiliki wawasan intelijen masih minim. Ini yang kami intensifkan. Salahsatunya dengan bekerjasama dengan BAIS, TNI AL, TNI AD, Kepolisian, hingga BIN sehingga dapat berjalan optimal. Kami ingin agar melalui kewaspadaan dini agar tercipta ketentaraman di Anambas," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved