TribunBatam/

Delapan Bulan 28 Kapal Ditangkap Tim WFQR Lantamal Tanjungpinang, Ini Kasus-kasusnya!

Selama 8 bulan tim khusus Lantamal Tanjungpinang amankan 28 kapal bermasalah. Ini detail kasus-kasusnya!

Delapan Bulan 28 Kapal Ditangkap Tim WFQR Lantamal Tanjungpinang, Ini Kasus-kasusnya!
DOK TIM WFQR Lantamal IV Tanjungpinang
Ilustrasi. Tim FQR Lantamal IV Tanjungpinang saat mengamankan kapal, Rabu (15/3/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,TANJUNGPINANG- Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang dalam kurun waktu 8 bulan mampu mengamankan 28 kapal penyelundup maupun kapal ilegal. Tempat kejadian perkara daalaam penegakan ‎Hukum ini diungkap di seluruh wilayah perairan Kepri dan Selat Malaka.

Kerja tim WFQR mendapat apresiasi dari Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar). Petugas berkomitmen dan tegas tanpa kompromi kepada para penyelundup yang berani beraksi melanggar hukum di perairan Kepri khususnya.

"Prestasi ini harus terus dipertahankan. Kita apresiasi sekali. Kita sekali lagi TNI AL tak akan kompromi soal kasus di wilayah perairan. Tanpa kompromi kita tindak mereka okum-oknum," ujar Pangarmabar, Laksamana Muda TNI Aan Kurnia saat Kunjungan di Lantamal IV‎.

Ia menganggap tim WFQR termasuk memiliki prestasi yang bagus. Bahkan dia menilai Tim WFQR over prestasi. Hal itu ditunjukan dengan pengungkapan kasus dengan melakukan penangkapan sebanyak 28 kapal.

"Kita punya 12 Lantamal di wilayah Armabar. Memang Lantamal IV salah satu yang paling unggul dalam upaya penegakan hukum," tambahnya.

Pengamanan di wilayah selat Malaka atau selat dengan aktifitas tersibuk di dunia ini mendapat apresiasi dari Amerika dengan diberikanya penghargaan oleh keamanan Amerika.

"Ini merupakan kerja tim yang bagus. Kita juga terus siap 24 jam menjaga keamanan laut Kepri dan Selat Malaka," tambahnya.

‎Sedangkan itu Danlantamal IV melalui Letkol Fenny Akwan mengatakan, bahwa dari periode Juli 2016 hingga Maret 2017 ini, pihaknya telah menangani 28 perkara yang merupakan pelanggaran hukum ‎pelayaran dan penyelundupan.

"Sampai saat ini sudah 28 perkara yang ditangani, namun yang ada saat ini tersisa 22 perkara atau 22 kapal yang masih di Dermaga ini, dimana 12 kapal yang sudah masuk dalam tahap P21, 2 kapal P19, putusan sudah 7 perkara dan masih dalam penyidikan ada 7 perkara,"ujar Feny. (*) 

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help