KPP Pratama Bintan Masih Tunggu 50 SPH Lagi Hingga Tengah Malam Ini, Terungkap Ini Sebabnya

Kantpr Pajak Bintan tunggu 50 SPH dan buka hingga tengah malam layani hari terakhir tax amnesty

KPP Pratama Bintan Masih Tunggu 50 SPH Lagi Hingga Tengah Malam Ini, Terungkap Ini Sebabnya
tribunbatam/aminnudin
Suasana pelaporan SPT tahunan di Kantor Pajak Bintan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Program pengampunan pajak atau tax amnesty berakhir pada Jumat 31 Maret 2017.

Pantauan Tribun di Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Bintan di Jalan Ahmad Yani Km 5 Atas Tanjungpinang, suasana kantor lebih ramai dari biasanya. Sejumlah petugas KPP Bintan di ruang pelayanan tampak sibuk melayani para WP yang ingin memamnfaatkan masa akhir pengampunan pajak.

Beberapa diantaranya antri di ruang lain menunggu dilayani. "Ramai sekali, ini lagi antri menunggu giliran,"kata Ade, salah satu WP asal Bintan Timur.

Kepala KPP Pratama Bintan melalui Seksi Pengawasan dan Konsultasi Pajak KPP Pratama Bintan Fairly Siskarini mengatakan, program pelayanan pengampunan pajak alias tax amnesty dibuka hingga pukul 00.00 atau jam 12 malam.

"Kita buka 24 jam, kami membuka pelayanan sampai pukul 00.00 atau waktu tengah malam khusus bagi WP yang belum sempat datang siang,"kata Fairly, Jumat (31/3/2017).

Menurut dia, antusiasme para wajib pajak mengukuti tax amnesty di KPP Pratama Bintan cukup tinggi. Terbukti, kata dia, hingga pukul 16.00, petugas masih sibuk melayani para WP.

Fairly menyebutkan, hingga Jumat sore, nilai tebusan yang telah disetor ke KPP Pratama Bintan dari program Tax Amnesty berjumlah Rp 71 miliar. "Itu secara keseluruhan dari tahap I sampai sekarang (Jumat),"sebutnya.

Nilai harta yang telah dideklarasikan mencapai Rp 3,2 triliun. Jumlah itu berasal dari 1.230 wajib pajak alias WP yang berasal dari Kabupaten, Bintan dan Lingga.

Dari Rp 3,2 triliun tersebut, terdapat dana yang masuk dari luar negeri (repatriasi). Nilainya mencapai Rp 278 miliar. "Jadi kan ada yang hanya bayar tebusan, ada yang ditarik. Nah dari Rp 3,2 triliun harta yang dideklarasikan, dalamnya itu sebesar Rp 278 miliar masuk dari luar negeri,"kata Fairly.

Dana repatriasi itu mayoritas berasal dari negara tetangga Singapura. Jumlah wajip pajak repatriasi berjumlah lima orang.

Dia menyampaikan, WP hingga tengah malam masih terus bertambah. "Hari ini (Jumat) saja masih ada kita menunggu 50 SPH (Surat Pernyataan Harta) lagi, kita tunggu sampai jam 24,"kata Fairly. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved