Pemko Batam Akan Sesuaikan Nilai Jual Objek Pajak, Pengembang kok Tak Diajak Rembuk?

Ketua REI Khusus Batam Djaja Roeslim mengatakan, hingga saat ini Pemko Batam belum mengundang REI diskusi soal rencana kenaikan NJOP tersebut.

Pemko Batam Akan Sesuaikan Nilai Jual Objek Pajak, Pengembang kok Tak Diajak Rembuk?
tribunnews batam/dewi haryati
Ketua Real Estate Indonesia (REI) Kota Batam Djaja Roeslim. 

Laporan Tribun Batam, Dewi Haryati

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Rencana Pemerintah Kota Batam yang akan melakukan penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) menuai respon dari Ketua DPD REI Khusus Batam, Djaja Roeslim.

Djaja mengatakan, untuk penyesuaian itu, ada mekanismenya tersendiri yang diatur dalam Peraturan Daerah terkait Pajak Bumi dan Bangunan.

"Kami tidak bicara NJOP tak boleh naik. Tapi penyesuaian itu juga harus melihat berbagai aspek, mulai lahan, infrastruktur dan lainnya. Penyesuaiannya bertahap," kata Djaja, Kamis (30/3/2017).

Baca: Siap-siap! Pajak Bumi Bangunan di Batam Bakal Naik. Paling Tinggi Nagoya. Ini Sebabnya

"Tak bisa dipukul rata antara tanah yang masih mentah dengan ruko di lahan yang sama," sambungnya.

Dalam penyesuaian NJOP itu, Djaja menilai Pemko Batam perlu melibatkan kalangan pengusaha.

Pasalnya pengusaha juga punya andil besar menjadikan sebuah kawasan di Batam.

Djaja yang masa kepemimpiannya sebagai Ketua REI Batam habis pada April 2017 ini mengatakan, hingga saat ini Pemko Batam belum mengundang REI diskusi soal NJOP tersebut.

"Kita minta mekanisme penyesuaian NJOP itu juga melibatkan stake holder terkait," ujar Djaja.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help