Benih Lobster Senilai Rp 2,5 Miliar Bakal Diselundupkan ke Singapura

Lobster yang cukup menggiurkan itu digagalkan dari seorang penumpang pesawat Air Asia. Identitasnya belum diketahui, namun dengan tujuan ke Singapura.

Benih Lobster Senilai Rp 2,5 Miliar Bakal Diselundupkan ke Singapura
TRIBUN BALI/I MADE ARDHIANGGA
Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Kelas I Denpasar menggagalkan upaya penyelundupan 20.650 ekor lobster mutiara. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, GIANYAR - Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu Kelas I Denpasar, Habrin Yake mengatakan, penyelundupan 20.650 ribu ekor lobster mutiara berhasil digagalkan dan diperkirakan senilai Rp 2,5 miliar.

Lobster yang cukup menggiurkan itu digagalkan dari seorang penumpang pesawat Air Asia. Identitasnya belum diketahui, namun dengan tujuan ke Singapura.

"Penumpangnya menggunakan pesawat Air Asia dan menuju Singapura," katanya, Sabtu (1/4/2017).

Menurut dia, pelaku saat ini masih menghirup udara bebas. Pelaku lolos dari kejaran polisi saat akan ditangkap ketika hendak terbang ke Singapura.

Pihaknya kini akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangkap pelaku penyelundupan.

"Kami akan bekerjasama dengan pihak Avsec dan Air Line untuk mengetahui pelaku yang cancel dalam penerbangan kemarin Jumat 31 Maret 2017 itu," tegasnya.

Habtin menjelaskan, penangkapan puluhan ribu lobster ini merupakan upaya penggagalan ke lima kalinya selama 2017.

Terutama untuk penyelundupan koral, terumbu karang dan biota laut lainnya.

"Di pasaran Singapura harga lobster mutiara ini sekitar Rp 130 ribu per ekor untuk bibitnya. Kalau sudah besar lebih dari 200 gram, harganya bisa sampai Rp 1 juta. Jadi sifatnya penyelundupan ini nantinya mengembangkan hingga ukuran tertentu, kemudian dijual," kata dia. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help