Inikah Konglomerat Pembayar Tebusan Harta Rp 1 Triliun? Bocoran Dirjen Pajak: Dia Masuk Forbes!

Inikah konglomerat yang tebus hartanya Rp 1 triliun saat detik-detik akhir Tax Amnesty? Bocoran Dirjen Pajak: Konglomerat masuk orang terkaya Forbes!

Inikah Konglomerat Pembayar Tebusan Harta Rp 1 Triliun? Bocoran Dirjen Pajak: Dia Masuk Forbes!
KOMPAS.COM
Ilustrasi. Uang tebusan program pengampunan pajak atau tax amnesty hingga 29 Maret 2017 mencapai Rp 110,01 triliun 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Pemerintah menyatakan ada konglomerat yang membayar tebusan hingga Rp 1 triliun di detik-detik terakhir pelaksanaan program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiaseteadi mengungkapkan konglomerat tersebut menyerahkan tiga Surat Pernyataan Harta (SPH) langsung dengan nilai uang tebusan mencapai Rp 1 triliun.

Baca: Ngeri! Habis Bunuh Siswa SMA Taruna, Anak Jenderal Ini Bersihkan Pisau Pakai Kaus Rekannya!

"Itu baru Jakarta ya. Belum tahu yang di daerah. Di daerah kan masih ada orang-orang wajib pajak besar," kata Ken Jumat (31/3/2017).

Lantas, berapakah nilai harta yang diungkapkan dan ditebus oleh konglomerat tersebut?

Dirjen Pajak tidak menjelaskan secara rinci apakah konglomerat itu membawa masuk hartanya (repatriasi) ataukah tetap di luar negeri.

Bagaimanapun, ada perbedaan hitungan besaran tebusan antara mereka yang membawa masuk hartanya ke Indonesia dan yang tetap menyimpan harta yang dideklarasikan itu ke luar negeri.

Dalam aturan tax amnesty disebutkan bahwa besaran tebusan yang harus dibayar oleh wajib pajak di periode ketiga program ini adalah 5 persen dari harta yang dilaporkan jika harta tersebut dibawa ke Indonesia. Jika harta itu tetap berada di luar negeri, besaran tebusan yang harus dibayar sebesar 10 persen.

Dengan mengacu pada ketentuan tersebut, jika konglomerat itu membawa masuk hartanya ke Indonesia, maka harta yang dideklarasikan orang superkaya itu mencapai Rp 20 triliun.

Baca: Hari Terakhir Tax Amnesty, Seorang Konglomerat Bayar Tebusan Rp 1 Triliun. Inikah Orangnya?

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved