Polisi Periksa Kasir Supermarket, Kapolda: Pembunuh Siswa SMA Taruna Ngaku Jumat Pukul 21.00 WIB

Polisi periksa belasan saksi, termasuk kasir supermarket tempat pelaku beli pisau. Kapolda: Pelaku mengaku Jumat pukul 21.00 WIB setelah bukti-bukti

Polisi Periksa Kasir Supermarket, Kapolda: Pembunuh Siswa SMA Taruna Ngaku Jumat Pukul 21.00 WIB
Kompas/Dimas Waraditya Nugraha
Siswa Kelas 10 SMA Taruna Nusantara, Kresna Wahyu Nurrachmad (14) dimakamkan di TPU Giriloyo, Kota Magelang, Jumat (31/3/2017). Kresna diduga dibunuh dini hari yang sama di barak Kompleks SMA Taruna Nusantara, Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG-Polisi telah menetapkan tersangka pembunuh Kresna Wahyu Nurachmad (15), siswa SMA Taruna Nusantara, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tersangka tidak lain adalah teman satu barak korban berinisial AMR (15).

"Tersangka berinisial AMR, dia adalah teman satu barak dengan korban," kata Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono dalam keterangan pers di markas Polres Magelang, Sabtu (1/4/2017).

Baca: Terungkap! Inilah Motif Pembunuhan Siswa SMA Taruna Nusantara. Benar-benar Mengejutkan!

Condro mengatakan, penetapan tersangka berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kamar 2B graha 17 komplek SMA Taruna Nusantara, keterangan 16 orang saksi yang terdiri dari siswa, pendamping, dan kasir supermarket, lalu hasil outopsi jenazah korban dan diperkuat dengan hasil interogasi.

"Hasil identifikasi, interogasi, mengerucut pelaku AMR. Dia mengaku pada Jumat pukul 21.00 WIB," ucap Condro.

Dia mengatakan, tersangka beraksi sendiri saat korban masih tertidur pulas pada Jumat (31/3/2017) sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban ditemukan bersimbah darah di atas ranjang oleh pendamping siswa pada pukul 04.00 WIB. Tersangka membunuh korban dengan menggunakan pisau dapur.

Polisi menemukan barang bukti di kamar mandi barak berupa pisau sepanjang 30 sentimeter. Selain pisau, Condro menyebut ada lebih dari 20 buah barang bukti yang diamankan polisi di sekitar lokasi TKP, antara lain kacamata pelaku, kaos training, baju, kamera pengawas dan lainnya.

Pihaknya juga mendapat keterangan dari kasir supermarket tempat pelaku membeli pisau.

"Sesuai dengan kronologi, pelaku melakukan perbuatan masih pakai baju PDH, yang kemudian ditemukan di kamar mandi. Pelaku mengenakan celana milik teman lain. Ada kacamata karena saat melakukan itu pelaku pakai kacamata trus sempat tertarik korban, trus jatuh," papar Condro.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved