Soal Nilai Insentif Kepri Berbeda, Ini Penjelasan Kadisdik Kepri

Keluhan muncul setelah mengetahui nilai insentif atau dana Kesra-nya berbeda dengan guru di kabupaten atau kota lain di Kepri

Soal Nilai Insentif Kepri Berbeda, Ini Penjelasan Kadisdik Kepri
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Arifin Nasir 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Sejumlah guru SMA di Karimun mengeluh belakangan ini terkait nilai insentif.

Keluhan muncul setelah mengetahui nilai insentif atau dana Kesra-nya berbeda dengan guru di kabupaten atau kota lain di Kepri.

Sebagaimana diberitakan harian Tribun, Minggu (2/4/2017), guru di Karimun mengaku hanya menerima uang Kesra Rp 1,4 juta per Januari 2017.

Jumlah itu berbeda dengan insentif yang diterima guru di Batam sebesar Rp 2,6 juta, Tanjungpinang Rp 2,6 juta dan Bintan Rp 1,6 juta.

Insentif yang diterima guru di Lingga sama dengan guru di Karimun.

Keluhan guru ini langsung dijawab Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Arifin Nasir, Minggu (2/4/2017).

Arifin mengingatkan para guru agar tidak bicara bila tidak punya data yang akurat.

"Kami mengeluarkan dana Kesra atau insentif itu tentu ada dasarnya.
Apalagi ini hanyalah urusan insentif. Kalau urusan wajib atau gaji pokok sudah dikeluarkan," ujar Arifin.

"Mengapa dana insentif tidak sama? Kami keluarkan dana itu sesuai tempat dan tugas mereka pada 2016. Kami tidak bisa mengubah data," jelas Arifin.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Senin, 3 April 2017

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved