Liga Indonesia

Jika FIFA Tidak Menyetujui Rencana Berlaku Pergantian Lima Pemain di Liga 1, Ini Rencana PSSI

PSSI melihat adanya kebutuhan lain sehingga meminta FIFA untuk memahami sedikit penyimpangan dari Law of The Game itu

Jika FIFA Tidak Menyetujui Rencana Berlaku Pergantian Lima Pemain di Liga 1, Ini Rencana PSSI
superball.id/Feri Setiawan
Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono menyatakan bahwa pihaknya tidak akan memaksakan aturan pergantian pemain untuk Liga 1 tanpa restu dari FIFA.

Sejauh ini, aturan tak biasa tersebut telah dikomunikasikan oleh PSSI kepada FIFA. Otoritas sepak bola dunia itu diminta memahami kebutuhan Indonesia untuk mengembangkan pemain muda melalui Liga 1.

"Ini tidak cukup sekadar surat-menyurat. Kami melakukan dialog intensif dengan meeting jarak jauh. Nanti, kami juga akan mengomunikasikan dengan AFC," tutur Joko kepada Kompas.com di Jakarta Timur, Minggu (2/4/2017).

Baca: Aturan Baru Liga 1, Pergantian Pemain Boleh Sampai Lima Orang per Tim

Baca: Soal Aturan Baru Liga 1, Boleh Ganti Lima Pemain, PSSI Akan Konsultasi dengan FIFA

Bukan tanpa sebab kedua belah pihak membutuhkan komunikasi panjang. Dalam kompetisi resmi, Law of The Game FIFA memang cuma mengizinkan tiga pergantian pemain.

PSSI melihat adanya kebutuhan lain sehingga meminta FIFA untuk memahami sedikit penyimpangan dari Law of The Game itu.

Hanya, PSSI tidak akan memaksakan penerapan aturan tersebut kalau tidak mendapatkan "lampu hijau" dari FIFA. Sebab, Liga 1 bisa tidak diakui sebagai kompetisi resmi yang berimbas hilangnya kesempatan tim Indonesia tampil di level Asia.

"Kalau FIFA mengatakan no, kami pasti follow," kata Joko.

Mengapa dibutuhkan?

Halaman
12
Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help