Parit Depan SP Plaza Tertutup Tanah dan Sampah, Ini Permintaan Warga Batuaji

Gorong-gorong depan SP Plaza berukurannya 5x6 meter tersebut menjadi terusan semua air dari perumahan Genta Pos dan MKGR, dipenuhi tanah dan sampah.

Parit Depan SP Plaza Tertutup Tanah dan Sampah, Ini Permintaan Warga Batuaji
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Kondisi gorong-gorong dan parit di depan SP Plaza yang sudah dipenuhi tanah dan sampah 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Hujan yang sering turun akhir-akhir ini membuat warga perumahan MKGR dan Perumahan Senawangi Batuaji, khawatir akan mengalami banjir. Pasalnya, gorong-gorong tempat saluran air yang ada di depan SP Plaza kondisinya sudah mulai tertutup tanah dan sampah.

Pantauan Tribun di lapangan, Minggu (2/4/2017) gorong-gorong yang ada di depan SP Plaza kondisinya saat ini sudah hampir tertutup. Bahkan satu dari dua gorong-gorong besar yang ada di depan SP Plaza sudah penuh dengan tanah dan sampah.

Gorong-gorong yang ada di depan SP Plaza, yang ukurannya 5x6 meter tersebut juga menjadi terusan semua air dari perumahan Genta Pos dan MKGR, dipenuhi tanah dan sampah.

Kondisi itu meresahkan karena jika hujan lebat dikhawatirkan air tak bisa lancar dan menyebabkan banjir. "Selama ini kalau hujan deras, air di selokan yang ada di samping Perumahan Genta Pos cepat penuh," kata Yunita, warga Perumahan Senawangi.

Yunita, mengatakan setiap kali hujan turun, air di selokan yang ada di depan rumahnya lambat surut.

"Inikan selokan dari beberapa perumahan di Batuaji, jadi begitu hujan datang, selokannya langsung penuh, sementara surutnya lambat,"kata Yunita.

Yunita, mengatakan mereka sudah sering melaksanakan gotong royong untuk membersihkan selokan di perumahan mereka, tetapi tidak berdampak banyak. "Kalau di kompleks kita selokannya sudah bersih, makanya kami bingung juga," kata Yunita.

Sementara di tempat terpisah, Alivis warga MKGR menuturkan selama ini setiap kali hujan turun air dari perumahan yang terusannya ke gorong-gorong di depan SP Plaza, jalannya lambat.

"Gorong-gorongnya memang sudah tertutup, itu yang membuat kita khawatir kalau terjadi hujan lebat,''kata Alvis.

Alvis berharap pemerintah kota Batam, bisa meninjau keberadaan gorong-gorong di depan SP Plaza.

"Gorong - gorong yang ada di depan SP Plaza, ukurannya sangat besar, tidak mungkin kalau hanya warga yang membersihakan. Kita juga tidak mungkin sanggup untuk membersihkannya,"kata Alvis. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved