PLN Terpaksa Matikan Lampu Jalan di Minahasa Gara-gara Tunggakan Listrik Rp 8,1 Miliar

PLN sudah menyurat dan melakukan pertemuan beberapa kali dengan Pemkab Minahasa, namun sampai saat ini belum melakukan pembayaran

PLN Terpaksa Matikan Lampu Jalan di Minahasa Gara-gara Tunggakan Listrik Rp 8,1 Miliar
KOMPAS.com/SRI LESTARI

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MANADO - PT PLN Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo) akan melakukan pemutusan penerangan jalan umum di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), karena menunggak.

"Memang yang menunggak yakni Kabupaten Minahasa sejak tahun 2014 sampai sekarang," kata Manajer Area PT PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo Area Manado, Paultje Mangundap di Manado, Selasa (4/4/2017).

Dia mengatakan, PLN sudah menyurat dan melakukan pertemuan beberapa kali dengan Pemkab Minahasa, namun sampai saat ini belum melakukan pembayaran.

"Sehingga, kami harus mengambil langkah melakukan pemutusan penerangan jalan di tiga kecamatan tersebut," jelasnya.

Tunggakan penerangan jalan umum di Kabupaten Minahasa sejak tahun 2014 sebesar Rp 8,1 miliar.

"Kami akan melakukan pemutusan mulai awal bulan April 2017," katanya.

Ada tim khusus yang akan melakukan pemutusan penarangan jalan umum tersebut.

Dari sekian kabupaten dan kota di Sulut, hanya Pemkab Minahasa yang menunggak sejak tiga tahun terakhir ini.

Saat ini, PLN terus melakukan pemeliharaan jaringan sehingga masyarakat bisa menikmati listrik tanpa ada pemadaman yang lama.

"Kalaupun terjadi pemadaman itu bukan dilakukan secara bergilir atau kekurangan daya, namun karena faktor alam yang tidak bisa dihindari," jelasnya.(*)

Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help