Hebohkan Kota! Pria Ini Ditangkap Saat Hitung Uang Hasil Pungli di Rumah Makan

Hebohkan kota! Pria ini ditangkap saat hitung uang hasil pungli di rumah makan. Ini bisnis yang dipunglinya!

Hebohkan Kota! Pria Ini Ditangkap Saat Hitung Uang Hasil Pungli di Rumah Makan
Istimewa
Ilustrasi Pungli 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN-Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Nunukan melakukan operasi tangkap tangan (OTT), terhadap seorang pegawai kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Klas III Sei Nyamuk.

Baca: Pengakuan Mengejutkan Artis Cantik Kawin Kontrak, Bella Luna: Saya Tergoda Karena Mahar 1 Miliar!

Baca: Heboh! Tertangkap Kamera Andhika Pratama Lagi Gituin Ariel Tatum, Ini Fotonya!

Ketua Saber Pungli Nunukan Komisaris Rizal Muchtar mengatakan, pelaku diamankan tim Saber Pungli saat sedang menghitung uang hasil pungli, dari dua agen pelayaran di sebuah warung makan di Sei Pancang Sebatik, Senin (3/4/2017).

“Pada saat OTT, kami berhasil mengamankan HA saat saksi menyerahkan uang tanpa kuitansi. Saat HA menghitung, saat itulah anggota melakukan OTT,” ujarnya, Selasa (4/4/2017).

Rizal menambahkan, pungli yang dilakukan oleh Handi Angkawija (30), warga Jalan Ahmad Yani RT 06, Sei Pancang, Sebatik, tersebut adalah untuk pembayaran jasa kepelabuhanan, yang dipastikan melebihi ketentuan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Kedua agen pelayaran di Sebatik tersebut sebetulnya juga telah melunasi kewajiban pembayaran PNBP, sesuai dengan PP Nomor 15 Tahun 2015.

"Agen Samudra Nunukan Dinamika diminta untuk membayar biaya untuk non-PNBP sebanyak Rp 7.975.000. Sedangkan, agen Sebatik Utama diminta sebanyak Rp 7.787.600 tanpa kuitansi,” imbuhnya.

Dalam penangkapan pegawai KUPP itu, polisi mengamankan uang hasil pungli sebesar Rp 15 juta.

Aparat juga mengamankan uang Rp 4 juta di dalam tas hitam yang dibawa pelaku.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help