Heboh! Hanyut Saat Motornya Terobos Genangan di Jalan, Ibu dan Anak Hilang. Masuk Waduk?

Heboh! Nekat terobos genangan air, ibu dan anak dikabarkan hilang setelah hanyut dibawa air. Tim SAR menyisir kawasan Waduk Kedungombo!

Heboh! Hanyut Saat Motornya Terobos Genangan di Jalan, Ibu dan Anak Hilang. Masuk Waduk?
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Ilustrasi. Petugas Basarnas Kota Semarang menyisir gorong-gorong di selokan kawasan Jalan Majapahit, Pedurungan, Semarang Timur, Senin (3/4/2017), setelah seorang pemotor jatuh dan hanyut terbawa air 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG-Sebanyak dua orang hanyut di Sungai Pancar, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (5/4/2017) petang. Ibu dan anak itu belum ditemukan hingga Kamis (6/4/2017) pukul 11.00 WIB.

Baca: Jualan Martabak, Polisi Ini Raup Rp 2 Juta per Malam. Ini Harta Kekayaannya!

Baca: Cantiknya Istri Siri Tersangka Megakorupsi e-KTP Andi Narogong, Ini Nama dan Penampakannya!

Kedua korban adalah Yunita Wulandari (17) dan Salwiyah (42) warga Dukuh Karanggeneng RT 02 RW 01 Kelurahan Tlogorejo,Kabupaten Temanggung.

Komandan Basarnas Jawa Tengah Maheri Suprianto menyebutkan, korban hanyut setelah motor yang mereka tumpangi terbawa arus di aliran selokan jalan Perintis Kemerdekaan, depan Perumahan Paramedis, Kabupaten Temanggung, pukul 18.00 WIB.

Sebelumnya kawasan itu diguyur hujan deras. Kedua pengendara motor tersebut diketahui nekat menerobos jalan tersebut hingga mengakibatkan motor yang mereka tumpangi tidak kuat menahan derasnya arus air dari atas.

"Saat itu kondisi jalan memang dalam kondisi tergenang, karena selokan sawah meluap, selokan tidak mampu menahan banyaknya debit air dari atas," ujar Maheri, dihubungi Kamis.

Maheri mengatakan, upaya pencarian terhadap kedua korban tersebut melibatkan 60 personel SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, SAR Temanggung, PMI, dan berbagai komunitas relawan.

Adapun pembagian pencarian sendiri dibagi menjadi empat tim. Tim pertama melakukan penyusuran dari lokasi kejadian hingga tempuran Geneng, tim dua dari tempuran Geneng hingga Kedung Ombo dan sru tiga Kedung Ombo sampai Sroyo, dan tim empat dari Sroyo hingga Selis.

Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edi Susanto mengatakam pihaknya ikut memantau upaya pencarian korban. Sebab sungai Pancar bermuara ke sungai Kuas, yang kemudian masuk ke Sungai Progo di kabupaten Magelang.

Dia menyebut beberapa titik pemantauan antara lain di jembatan Trinil Secang, jembatan Plikon Bandongan, dan jembatan Jonalan Borobudur hingga aliran sungai Progo Bawah di Kecamatan Ngluwar.

Menurut Edi, sekitar pukul 20.30 WIB, terlihat tas sekolah (ransel) warna pink dan helm merah diduga milik korban melintas di jembatan Jonalan Borobudur. Kemudian pada Kamis sekitar pukul 06.00 WIB, telah ditemukan dan dievakuasi sepeda motor milik korban Kelurahan Jurang Temanggung atau berjarak sekitar 300 meter dari tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami terus beroordinasikan dan mengkomunikasikan dengan seluruh jajaran relawan untuk melakukan pemantauan. Hasil pantauan debit air sungai Progo memang tinggi," ucap Edi. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help