TribunBatam/

Hangout

Menaklukkan Taman Wisata Habibi Tangga Seribu Sekupang

Selain bisa menikmati pantai dan angin sepoi-sepoi, mata para pengunjung di sini juga dimanjakan panorama bukit dilatarbelakangi laut yang luas.

Menaklukkan Taman Wisata Habibi Tangga Seribu Sekupang
TRIBUNBATAM

BATAM ini layak disebut kota Seribu Pantai. Karena pulaunya kecil, pastinya untuk menemukan pantai sangatlah muda. Salah satu pantai yang patut dijadikan destinasi wisata di Batam adalah Pantai Tangga Seribu yang berlokasi di Sekupang, persisnya di Kelurahan Patam Lestari, Bukit Harimau, dan tidak jauh dari Pantai Dangas Sekupang.

Selain bisa menikmati pantai dan angin sepoi-sepoi, mata para pengunjung di sini juga dimanjakan panorama bukit dilatarbelakangi laut yang luas di mana banyak kapal labuh jangkar. Dari atas bukit, kamu bisa melihat Jodoh, Nagoya, Batuampar, dan gedung-gedung pencakar langit yang ada di Singapura dari kejauhan.

"Pantai Tangga Seribu ini sudah ada sejak tahun 80-an dan lokasi ini sudah dikembangkan sejak 2004. Tapi sekarang kami yang urus," kata Mul, satu di antara anggota Kelompok Sadar Wisata Kota Batam (KSW), Kamis (6/4/2017).

Dikatakan Tangga Seribu karena sebelum mencapai pantai, para pengujung harus turun bukit terlebih dahulu dengan menyusuri banyak tangga. Namun tidak persis 1000 tangga.

“Ini namanya saja yang Tangga Seribu tapi jumlahnya tidak segitu. Dinamakan Tangga Seribu karena jumlah tangganya banyak,”kata Mul.

Tempatnya wisata ini cukup ramai dikunjungi pada akhir pekan. Tempat ini juga dikenal dengan nama Taman Wisata Habibie, Tangga 1000.

Konon menurut Haris, warga yang menjaga dan membersihkan tempat tersebut bahwa dulunya kawasan itu adalah tempat tinggalnya Bapak BJ Habibie, Presiden ke-3 Indonesia sekaligus pendiri Otorita Batam.

Ia bersama keluarga tinggal disana di masa-masa awal membangun Batam.

Bila menelusuri jalan di kawasan ini, ditemukan satu puing bangunan yang pernah menjadi tempat tinggal keluarga Habibie dengan pagar masih utuh.

"Masih ada pagar, ada sisa bangunan yang sudah roboh, dulu di sana beliau tinggal," jelas Haris seraya menunjukan lokasi bangunan itu.

Halaman
1234
Penulis: andriani
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help