Sejak Agustus 2016 Jadi DPO, Randy Diciduk Polres Bintan Saat Karaoke di Dumai

Polsek Bintan Timur mengendus keberadaan Randy di Dumai setelah sebelumnya sempat ke kampung halamannya

Sejak Agustus 2016 Jadi DPO, Randy Diciduk Polres Bintan Saat Karaoke di Dumai
TRIBUNBATAM/AMINNUDIN
Dua anggota polisi di Polres Bintan menggandeng Randy (tengah) yang ditangkap di Dumai setelah menjadi DPO sejak Agustus 2016. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Randy (35), warga asal Tasikmalaya, Jawa Barat tidak berkutik usai karaoke di salah satu tempat di Dumai, Riau, Senin (3/4) malam, pukul 23.30 WIB lalu.

Perantau asal Tasikmalaya ini pucat pasi manakala di kiri kanannya sudah di kelilingi sejumlah personel Polsek Bintan Timur berpakaian sipil.

Tanpa basa basi, Randi langsung menyerahkan diri begitu tahu yang mendekati dirinya polisi.

Baca: Kepala Sekolah SMAN 8 Bintan Ini Bersumpah, Bantah Isu SPP Rp 300 Ribu

Baca: Nelayan Bintan Mulai Tersenyum Gara-gara Ikan Ini, Ini Kisah Di Baliknya

Baca: Wabup Bintan Berharap Pemerintah Pusat Revisi Dua UU Ini

Sebagai orang yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO), Randy paham manakala para personel Polsek Bintan Timur pada senin malam lalu mengelilinginya.

Polsek Bintan Timur mengendus keberadaan Randy di Dumai setelah sebelumnya sempat ke kampung halamannya.

Dia diburu polisi karena terlibat pidana penipuan sewa menyewa kapal di Kijang, Bintan Timur pada Agustus 2016 silam.

Nilainya tak main main, mendekati angka Rp 1 miliar.

Halaman
123
Penulis: Aminnudin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved