BREAKINGNEWS: Listrik Batam Sempat Mati, PLN Ngaku Kebingungan Cari Titik Padamnya Arus!

Listrik Batam sempat padam sejak pagi, PLN kebingungan cari titik sumber padamnya arus listrik

BREAKINGNEWS: Listrik Batam Sempat Mati, PLN Ngaku Kebingungan Cari Titik Padamnya Arus!
tribunbatam/dewi haryati
Sekretaris Bright PLN Batam, Samsul Bahri (dua dari kiri pakai baju putih), GM Generation and Transmittion Bright PLN Batam, Hamidi (baju putih samping Samsul Bahri), saat konferensi pers membahas pemadaman listrik yang terjadi Minggu (9/4) sekitar pukul 9.15 WIB 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Sempat padam Minggu (9/4) sekitar pukul 9.15 WIB, aliran listrik di beberapa wilayah di Kota Batam berangsur-angsur menyala mulai sekitar pukul 11.35 WIB. Meskipun tidak keseluruhannya. Padamnya listrik, tidak hanya terjadi di sebagian besar wilayah Batam. Melainkan juga terjadi di Bintan.

Baca: Edan! Cemburu Buta, Pria Ini Habisi Pria yang Nikahi Mantan Istrinya!

Baca: Ngeri! Kesal Lihat Ibu Tiri Pakai Motor Ibu Kandung, Pria Ini Mengamuk Pakai Parang

General Manager Generation and Transmittion Bright PLN Batam, Hamidi mengatakan, pemadaman listrik itu lantaran ada gangguan teknis di pembangkit Panaran. Penyebabnya karena over frekuensi yang berimbas pada kelebihan beban yang dipikul pembangkit besar seperti di Tanjung Kasam, hingga berakibat pada terputusnya aliran listrik. Saat itu terjadi defisit listrik sebesar 20 Megawatt.

"Sebelum pukul 9.15 itu, operasional listriknya normal untuk Batam dan Bintan. Tapi sekitar pukul 9.15 WIB, terjadi goncangan terkait adanya over frekuensi di kita," kata Hamidi saat konfrensi pers di Gedung Bright PLN Batam, Minggu (9/4) siang.

Over frekuensi itu pula, yang berakibat pada terputusnya aliran listrik di sebagian besar wilayah Batam. Bahkan meluas sampai ke Bintan. Hingga pukul 13.47 WIB, terkonfirmasi masih ada aliran listrik di beberapa wilayah di Batam yang belum menyala.

Hamidi belum bisa memastikan penyebab gangguan sistem di pembangkit Panaran itu. Apakah ada mesin yang tidak bekerja? Atau karena beban penggunaan listrik masyarakat meningkat atau sebab lainnya.

"Sekarang kita masih cek, masih melakukan analisa titik sumbernya dimana. Ini murni karena gangguan sistem. Bukan karena human error," ujar dia. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help