Kasus Mutilasi Anggota DPRD

Jaksa Tuntut Hukuman Mati Polisi Ini, Keluarga Korban Langsung Bersorak. Ini Alasan Jaksa!

Jaksa tuntut polisi ini hukuman mati, keluarga korban langsung bersorak. Ini alasan jaksa!

Jaksa Tuntut Hukuman Mati Polisi Ini, Keluarga Korban Langsung Bersorak. Ini Alasan Jaksa!
tribun lampung
Brigadir Medi 

Di dalam tuntutannya, jaksa Agus Priambodo menilai, perbuatan Medi terbukti melakukan tindakan pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP. "Menuntut terdakwa dengan pidana mati," ujar Agus.

Sontak para pengunjung sidang berteriak histeris. Istri Pansor, Umi Kulsum, anaknya Fanny dan para kerabat bertepuk tangan senang mendengar tuntutan penuntut umum.

Mereka berteriak bahagia. Umi, Fanny dan kerabatnya menangis. Mereka berpelukan di kursi pengunjung sidang. Majelis hakim pun langsung meminta para pengunjung sidang untuk tenang.

Agus mengatakan, tidak ada alasan pemaaf dan pembenar terhadap Medi selama dalam persidangan.

"Sepanjang persidangan tidak didapat hal yang dapat membebaskan terdakwa ataupun alasan pemaaf dan pembenar," kata Agus.

Agus mengatakan, hal yang memberatkan adalah perbuatan Medi meninggalkan kepedihan yang mendalam di keluarga korban. Medi adalah anggota polisi dan Medi membuang mayat korban yang terpotong-potong setelah dimutilasi.

Selanjutnya bahwa korban dan terdakwa sudah memiliki hubungan seperti saudara sehingga korban membantu membiayai sekolah S2 terdakwa, dan berbelit belit selama persidangan. Untuk hal yang meringankan, Agus mengatakan, tidak ada.

Biarpun Medi sudah dituntut hukuman mati, keluarga Pansor masih emosi. Mereka mengejar Medi seusai persidangan. Umi Kulsum, istri Pansor, kerabatnya dan Fanny, anak perempuan Pansor berupaya memukul Medi.

Mereka terus mencaci Medi yang dikawal ketat aparat kepolisian. Umi terus menunggu Medi di depan mobil yang akan membawa Medi. Begitu Medi dibawa ke mobil, Umi kembali berteriak mencaci Medi. Umi memukuli mobil yang membawa Medi.

"Saya puas. Nyawa harus dibayar nyawa," kata Umi ketika diminta tanggapanya terkait tuntutan terhadap Medi.

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved