Kasus Mutilasi Anggota DPRD

Mengejutkan! Brigadir Medi Tuding Istri Korban Terlibat. Janji Blak-blakan di Sidang Berikutnya!

Sidang kasus mutilasi anggota DPRD Lampung histeris. Keluarga korban menghardik terdakwa. Mengejutkannya terdakwa tuding istri korban terlibat!

Mengejutkan! Brigadir Medi Tuding Istri Korban Terlibat. Janji Blak-blakan di Sidang Berikutnya!
TRIBUN LAMPUNG/Wakos Gautama
Ilustrasi. Keluarga almarhum M Pansor saling berpelukan di ruang sidang Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (29/3/2017) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG-Brigadir Medi Andika membuat pengakuan mengejutkan saat diwawancarai wartawan usai sidang di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (10/4/2017).

Baca: Tragis, Pengantin Baru Gantung Diri Ternyata Hamil 4 Bulan, Janin Dipisahkan saat Dikubur

Baca: Berpura-pura Janda Cantik Cari Jodoh, Komplotan Ini Peras Pria Naksir Rp 25 Juta. Ini Modusnya!

Medi menyatakan ada keterlibatan Umi Kulsum, istri anggota DPRD Bandar Lampung Pansor, dalam kasus mutilasi Pansor.

“Istri almarhum Pansor mengetahui peristiwa terjadinya pembunuhan Pansor dan dia yang mendanai,” ujar anggota Satuan Intelijen dan Keamanan Polresta Bandar Lampung ini.

"Saya hanya disuruh mencarikan orang untuk… tapi bukan untuk membunuhnya," imbuh Medi.

Medi mengatakan, akan menyampaikan keterlibatan Umi secara lengkap pada persidangan selanjutnya.

Saat dicecar wartawan mengenai pernyataannya itu, Medi tidak mau menjawab kembali. Ia langsung dibawa anggota kepolisian ke dalam mobil.

Dituntut hukuman mati
Jaksa penuntut umum menuntut Brigadir Medi Andika dengan hukuman pidana mati. Tuntutan ini dibacakan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (29/3). Medi adalah terdakwa kasus mutilasi anggota DPRD Bandar Lampung M Pansor.

Ekspresi Medi pun terlihat biasa saja setelah mendengar tuntutan pidana mati. Pengacara Medi berencana mengajukan pembelaan pada sidang selanjutnya.

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved