Penyekapan Anak di Seraya

Paspor Atuk Ternyata Sudah Expired Sejak Tahun 2006. Bagaimana Bisa Tinggal di Batam?

Dia akan jalani proses hukum di sini. Setelah bebas, baru kita koordinasikan dengan Imigrasi untuk proses deportasi ke negara asalnya.

Paspor Atuk Ternyata Sudah Expired Sejak Tahun 2006. Bagaimana Bisa Tinggal di Batam?
Tribun Batam/Danang Setiawan
Kamarulzaman alias Atuk (berkaos hitam) di Mapolresta Barelang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Pemeriksaan kasus pelaku penyekapan, Kamarulzaman Bin Abdul Rahman alias Atuk melibatkan berbagai pihak.

Bukan hanya karena warga negara Asing (WNA), hal itu karena Atuk sudah melewati batas izin tinggal di Indonesia.

Atuk diketahui sudah tinggal tanpa izin di Batam selama 11 tahun lebih.

Kapolresta Barelang, AKBP Hengki menyebutkan, paspor pria warga negara Singapuraini sudah expired sejak tahun 2006.

"Dia akan jalani proses hukum di sini. Setelah bebas, baru kita koordinasikan dengan Imigrasi untuk proses deportasi ke negara asalnya. Makanya berkas ini juga kita tembuskan ke Imigrasi," tuturnya.

Tak cuma itu, Atuk bahkan disebut memiliki identitas diri berupa kartu tanda penduduk.

Hengki mengatakan, pihaknya masih menelusuri dari mana kartu identitas tersebut didapatkan.

"Soal itu, nanti kita tindaklanjuti, apakah itu asli atau palsu. Siapa yang membuat itu kita akan telusuri," kata dia.

Penulis: Anne Maria
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help