Misteri Surat Pejabat Kepri

Heboh Surat Rekomendasi KASN Jadi Isu Hangat di Pemprov, Bahkan Bagi-bagikan ke Medsos

Heboh surat rekomendasi KASN jadi isu hangat di Pemprov Kepri, bahkan bag-bagikan lewat medsos. Ada apa?

Heboh Surat Rekomendasi KASN Jadi Isu Hangat di Pemprov, Bahkan Bagi-bagikan ke Medsos
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
Ilustrasi. Gubernur Kepri Nurdin Basirun melantik pejabat Eselon II di tanjungpinang, Selasa (3/1/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Permasalahan seputar pelantikan pejabat Pemprov Kepri beberapa bulan masih menjadi topik pembicaraan sepekan terakhir.

Baca: Pulang Sehabis Kerja, Suami Pergoki Istri Tidur Tanpa Celana Dengan Pria Lain. Ini Reaksinya!

Baca: BREAKINGNEWS: Kejati Kepri Tetapkan Tersangka Korupsi UT Natuna. Ini Detailnya!

Baca: Heboh! Api Berkobar di Tengah Selat Sunda, Penumpang Menjerit dan Lari Ketakutan

Topik kian ramai diperbincangkan setelah Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengeluarkan rekomendasi kepada Gubernur Kepri untuk membatalkan dan meninjau kembali sejumlah pejabat terlantik itu.

Staf khusus Gubernur Kepri, Ahar Sulaiman, kembali menegaskan bahwa kesalahan dalam pelantikan itu bukan terletak pada Gubernur Kepri melainkan Sekdaprov Kepri.

"Persialannya adalah mengapa Sekdaprov Kepri menyodorkan data-data pejabat yang berpotensi ada masalah dalam pelantikan," tegas Ahar kepada Tribun, Selasa (11/4) siang.

Ahar menegaskan, Gubernur Kepri tentu mempercayai data-data pejabat yang direkomendasikan oleh Sekdaprov Kepri.

Karena itu, Gubernur Kepri langsung mengeluarkan surat keputusan (SK) pelantikan tersebut.

"Yang perlu dikejar adalah Sekdaprov Kepri itu dan Muhammad Hasbi yang saat itu menjabat sekretaris BKD Kepri. Keduanya akrab sejak dari Karimun," aku Ahar.

Halaman
123
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help