KEREN! Amazon Pamer Speaker yang Bisa Diperintah Baca Wikipedia

Teknologi tersebut bisa dipakai untuk mengenali wajah orang, hingga membuat dialek bahasa untuk robot

KEREN! Amazon Pamer Speaker yang Bisa Diperintah Baca Wikipedia
Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com
Alex Smith, Media and Entertainment Solution Architect, AWS APAC 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA - Amazon Web Service (AWS) memamerkan teknologi kecerdasan buatan berbasis cloud milik mereka di ajang Hackday 2017 di Singapura.

Teknologi tersebut bisa dipakai untuk mengenali wajah orang, hingga membuat dialek bahasa untuk robot.

Alex Smith, Media and Entertainment Solution Architect, AWS APAC menjelaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan itu terdiri dari sejumlah layanan berbeda dan bisa dikombinasikan sesuai kebutuhan.

Baca: KEREN, Di Jepang Ada Bus Tanpa Sopir, Penumpangnya Khusus Lansia

Baca: Terjawab! Inilah Harga Samsung Galaxy S8 dan S8 Plus di Indonesia. Cukup Tabungan Anda?

Baca: Terungkap! Ternyata WhatsApp Bisa Dibajak Lewat Kiriman Foto. Ini Celahnya!

Kemampuan yang ditunjukkan Amazon antara lain teknologi Amazon Lex, software pembuatan chatbot atau robot yang bisa menjawab pertanyaan orang; dan Amazon Polly, yakni software untuk memberi aksen atau dialek dalam kata-kata yang diucapkan oleh chatbot.

Selain itu, ada pulaAmazon Rekognition untuk mengenali wajah, objek atau isi sebuah foto.

Speaker yang bisa diperintah

Soal Amazon Lex dan Polly, Alex mencontohkannya melalui gadget bernama Amazon Echo.

Ini merupakan sebuah speaker pintar yang terhubung dengan cloud dan bisa merespon kata-kata atau perintah penggunanya.

“Alexa. Read Singapore Wikipedia,” ujarnya memberikan perintah pada Echo.

Echo yang ada di hadapan jurnalis pun merespon dengan membacakan sebuah keterangan umum mengenai Singapura, seperti nama resmi dan lokasinya.

Jika diperintahkan untuk berhenti, maka speaker mungil itu akan berhenti membaca meski keterangan belum lengkap.

“Kemampuan inilah yang antara lain diperoleh dari Amazon Lex dan Polly. Lex memahami teks dan megubahnya menjadi suara, lalu Polly membuat suara yang keluar itu bisa menyesuaikan aksen bahasa atau dialek tertentu,” terang Alex.

Halaman
12
Editor: Mairi Nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help