Penawaran Asuransi Lewat Telepon Dilarang. Ini Ancaman OJK

Dia mengatakan, untuk sebuah penawaran dan perjanjian kepada konsumen terhadap produk asuransi, perusahaan dan nasabahnya harus berhadapan langsung.

Penawaran Asuransi Lewat Telepon Dilarang. Ini Ancaman OJK
Tribunnews.com
Ilustrasi Asuransi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah jauh-jauh hari mengeluarkan edaran resmi kepada semua pelaku usaha jasa keuangan untuk menghentikan setiap usaha menawarkan produk dan jasa kemuangan melalui telepon atau SMS.

Namun, sampai saat ini, masih ada pihak asuransi menawarkan kepada konsumen melalui telepon, terutama nasabah pemilik kartu kredit.

Perusahaan asuransi ini ditengarai mendapatkan data nasabah melalui bank yang mengeluarkan kartu kredit.

"Jika data nasabah didapat dari bank, maka itu melanggar. Apalagi, data nasabah tersebut seharusnya menjadi rahasia, malah bisa diketahui perusahaan lain. Ini sudah termasuk tindak kejahatan perbankan," kata Hendra Jaya Seismanagan, Direktur Investigasi Perbankan, OJK dalam sosialisasi tindak pidana perbankan.

Dia mengatakan, untuk sebuah penawaran dan perjanjian kepada konsumen terhadap produk asuransi, perusahaan dan nasabahnya harus berhadapan langsung.

Kemudian, perjanjian atau perikatan asuransi tersebut harus ditandatangani ke dua belah pihak secara langsung.

"Mmnimal orang yang menawarkan asuransi itu harus tahu wajah konsumen maupun pekerjaan dan jabatannya saat itu. Jika tidak bertemu bisa langsung ditolak dan jika uang nasabah terpotong di rekening dengan sendirinya, itu juga bisa dikatakan tindak pidana karena sudah melanggar peraturan yang ada," katanya.

Menurutnya, kasus tindak pidana perbankan sepanjang 2014-2016 paling banyak masih terjadi di Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Pada 2016 OJK mencatat ada sebanyak 21 kasus tindak pidana perbankan di BPR yang dilimpahkan oleh penyidik di seluruh Indonesia.

"Sedangkan kasus pidana perbankan di bank swasta yang hanya nol dan BPRS hanya empat kasus. BPR yang paling banyak," katanya.

Halaman
12
Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved