WOW. Tersangka Palsukan 200 Dokumen, Ingin Tahu Berapa Harga Satu Dokumen?

Setelah mendapat blanko kosong itu, mereka berdua pun memolesnya agar terlihat seperti asli. Dokumen tersebut, dijual dengan harga bervariasi.

WOW. Tersangka Palsukan 200 Dokumen, Ingin Tahu Berapa Harga Satu Dokumen?
TRIBUNBATAM/ANNE MARIA
Kapolresta Barelang, AKBP Hengki saat ekspos penangkapan tersangka kasus pemalsuan dokumen, Selasa (11/4/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Aparat Polresta Barelang berhasil mengamankan Riki Himawan (31), oknum PNS yang bekerja di DPRD Provinsi Kepri. Pria itu diciduk dari rumah kost nya di Perumahan Cipta Land, Sekupang, Senin (20/3/2017) lalu ‎sekitar pukul 22.00.

Dalam menjalankan aksinya, Riki bekerjasama dengan Rahayu Ningsih (42) yang juga telah dibekuk aparat Polsek Lubuk Baja.

Keduanya memiliki peran masing-masing. Rahayu bertugas mencari stok blanko kosong untuk diberikan kepada Riki Himawan. Sedangkan Riki bertugas mencetak blanko kosong itu dengan data pemesan dokumen palsu.

Baca: Palsukan Dokumen, Oknum PNS Ini Harus Berurusan dengan Polisi

Baca: Jangan Salah! Lima Makanan Ini Tak Boleh Dipanaskan dalam Microwave

Baca: Mata Kiri Paling Banyak Tersiram Air Keras, Novel Baswedan Masuk Ruang Operasi

Setelah mendapat blanko kosong itu, mereka berdua pun memolesnya agar terlihat seperti asli. Untuk dokumen palsu tersebut, dijual dengan harga bervariasi.

"KTP el palsu dijual Rp 50 ribu, KK Rp 50 ribu, buku nikah Rp 100 ribu. ‎Namanya dipalsukan, mereka ini mencetak bagaimana blanko ini benar-benar terlihat asli. Sebelum ditempel data baru, mereka gosok dulu blanko KTP el palsu itu dengan amplas tipis. Baru dicetak datanya menggunakan komputer, dan ditempel," kata Kapolresta Barelang, AKBP Hengky saat ekspose, Selasa (11/4/2017).

Dari hasil pemeriksaan sudah kurang lebih 200 dokumen palsu yang mereka jual. Kepolisian pun tengah menelusuri keberadaan dokumen palsu yang sudah beredar itu untuk ditarik, karena palsu.

"Itu macam-macam, ada KTP, KK, Buku Nikah," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Anne Maria
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help