Jalan Nasional di Kijang Disertifikasi, Bagaimana Status Tanah Warga Kena Jalan Nasional?

Jalan nasional di Kijang disertifikasi, bagaimana dengan tanah warga terkena jalan nasional? Ini jawaban Satker Pengawasan Jalan Nasional!

Jalan Nasional di Kijang Disertifikasi, Bagaimana Status Tanah Warga Kena Jalan Nasional?
tribunbatam/aminnudin
Suasana lalulintas di jalan nasional di kawasan Kijang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Satuan Kerja (Satker) Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) akan melakukan program sertifikasi jalan nasional di Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

Baca: Tanda Merah di Leher Ayu Ting Ting Ini Bikin Heboh, Kegigit Tawon Atau?

Sosialisasi program serifikasi jalan nasional itu telah dilakukan Satker p2JN pada perwakilan warga di Kantor Kelurahan Kijang Kota, Rabu (12/4).

"Sosialisasi ini penting demi meminimalisir permasalahan yang bisa timbul di lapangan. Makanya kami ingin tahu, data data yang ada pada kami sejauh mana di lapangannya nanti, apakah ada tanah tanah (jalan) yang terkena dengan tanah masyarakar,"ujar Opang, perwakilan Satker P2JN pada sosialisasi tersebut.

Satker meyakinkan warga dalam sosialisasi bahwa pada 2017 sampai dengan 2 hingga 3 tahun mendatang belum ada rencana peningkatan lebar jalan nasional di Kijang.

Yang ada adalah pengukuran kembali jalan nasional untuk ditingkatkan menjadi milik negara. Pernyataan ini disampaikan ketika beberapa perwakilan warga dalam sosialisasi mengungkapkan kekhawatirannya Satker P2JN bakal melakukan pelebaran jalan yang telah ada.

"Perlu diketahui, kami belum akan melakukan pelebaran jalan hingga beberapa tahun ke depan. Yang akan kami lakukan ini hanya melegalkan tanah-tanah yang dilalui jalan nasional,"kata Opung.

Nantinya, jalan yang telah disertifikasi Satker, akan langsung menjadi milik negara. Ketika status jalan itu sudah menjadi milik negara, maka jika ada peningkatan kualitas jalan ke depannya Satker tak akan mengalami kendala lagi di lapangan. Sebab Satker sudah memiliki panduan pembangunan, berupa sertifikasi jangan yang sudah ada.

Lurah Kijang Kota Anton Hatta Wijaya mengatakan, siap mengawal dan mendampingi Satker P2JN mengukur tanah jalan di wilayahnya yang akan disertifikasi.

Anton berharap, proses pengukuran jalan oleh Satker yang dimulai Kamis (13/4) di beberapa titik di wilayahya berjalan lancar. "Pihak perwakilan warga sudah mendengar langsung sosialisasi bersama. Harapan kami ya, program sertifikasi ini berjalan lancar, karena ini untuk kepentingan bersama juga,"kata Anton.(*)

Penulis: Aminnudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved