Sampah Plastik Mengapung Laut, Warga Karimun Mengaku Resah Dengan Ancaman Penyakit Ini

Sampah plastik mengapung di laut, warga Karimu resah dengan ancaman penyakit ini. Bagaimana Ini Pak Bupati?

Sampah Plastik Mengapung Laut, Warga Karimun Mengaku Resah Dengan Ancaman Penyakit Ini
Tribun Batam/M Ikhwan
Ilustrasi. Beberapa warga Tanjungpinang tengah mengangkat sampah-sampah yang ada di laut, Jumat (11/3/2016). Walikota Tanjungpinang nyatakan Tanjungpinang alami daruat sampah laut 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Beberapa kawasan pinggir laut Pulau Karimun Besar dipenuhi sampah. Seperti yang terlihat di kawasan pinggir laut jalan Haji Arab dan Taman Bunga.

Baca: Tanda Merah di Leher Ayu Ting Ting Ini Bikin Heboh, Kegigit Tawon Atau?

Dari pantauan di lokasi, banyak sampah plastik di dua kawasan tersebut. Di bawah rumah-rumah warga di sepanjang jalan Haji Arab, Puakang, yang berada di atas laut terlihat sampah berserakan.

Ketika air laut pasang maka plastik beraneka warna banyak mengapung. Dan, apabila air laut surut sampah terlihat berserakan di atas pasir.

Seorang warga Sei Lakam, Indah menyayangkan banyaknya sampah tersebut. Selain merusak keindahan sampah-sampah yang berada di bawah rumah warga bisa menjadi sumber penyakit.

"Sampahnya sudah lengket di sana. Kalau air surut nampak sampah-sampah sudah lama tapi tak dibersihkan. Sayang juga Karimun yang sedang mengejar Adipura lagi," ungkapnya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karimun, Rosmawati yang dikonfirmasi mengatakan perihal sampah di pantai juga menjadi target pihaknya. Sebelumnya warga yang tinggal di pinggir laut telah diberikan imbauan melalui surat.

"Kita sudah menyurati dengan surat edaran kepada warga yang tinggal dan berjualan di Puakang," kata Rosmawati, Rabu (12/4).

Untuk saat ini diakui Rosmawati pihaknya masih fokus kegiatan kebersihan di daratan melalui program Pemkab Karimun, Sabtu Bersih. Namun untuk kebersihan laut juga menjadi prioritas dalam program tersebut.

"Kemarin ada arahan Pak Bupati juga sudah akan membersihkan pinggir laut tapi tidak jadi. Jadi kita nunggu arahan Pak Bupati dulu," ujarnya.(*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved